5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS

Selasa, 02 Juni 2026 - 17:01 WIB
loading...
5 Keunggulan Robot...
Robot humanoid MK-1 dijuluki sebagai prajurit super AS. Foto/X/@VolodyaTretyak
A A A
WASHINGTON - Saat Silicon Valley berlomba-lomba membangun robot humanoid yang dapat melipat pakaian dan menuangkan latte, setidaknya satu perusahaan rintisan melihat penggunaan yang sangat berbeda untuk teknologi ini: perang atau pekerjaan lain yang berpotensi berbahaya dan mematikan.

Foundation Future Industries, sebuah perusahaan robotika yang berbasis di San Francisco dengan hubungan dengan keluarga Trump, yang mengembangkan robot humanoid otonom 'penggunaan ganda' untuk lingkungan industri berat dan aplikasi militer.

Meskipun robot -robot ini terdengar seperti sesuatu yang keluar dari film fiksi ilmiah ala Terminator, mereka hampir menjadi kenyataan, dengan iterasi awal yang sedang diuji di Ukraina untuk potensi penggunaan dalam perang Kyiv melawan Rusia.

5Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS

1. Menggantikan Pekerjaan Berbahaya Manusia

"Inti dari misi perusahaan adalah keyakinan bahwa robot humanoid harus diarahkan untuk mengatasi tantangan terbesar umat manusia, bukan untuk pekerjaan rumah tangga dan peran pelayanan," kata CEO Yayasan, Sankaet Pathak, kepada CNBC.

“Saya yakin teknologi ini telah mencapai tingkat di mana ia dapat menggantikan pekerjaan yang berbahaya bagi manusia, dan jika Anda dapat melakukan itu, itu adalah kebaikan bersih tertinggi yang dapat Anda ciptakan dari semua aplikasi robotika,” kata Pathak.


2. Memproduksi Ribuan Robot pad Tahun Ini

Meskipun Foundation beroperasi di bidang humanoid yang semakin ramai, penerimaan eksplisitnya terhadap potensi penggunaan militer untuk teknologinya telah membedakannya.

Namun, perusahaan rintisan ini telah menetapkan target ambisius untuk dirinya sendiri, dengan Pathak berencana untuk meningkatkan produksi hingga ribuan unit tahun ini, dan untuk memulai pengujian garis depan dengan militer AS dalam 18 bulan ke depan.

Rencana dan hubungan yang semakin erat antara perusahaan dengan Washington merupakan contoh lain bagaimana kecerdasan buatan dan robotika mulai mengubah peperangan modern dan menjadi fokus keamanan nasional.

3. Robot Humanoid Dikirim ke Ukraina untuk Percobaan

Pathak paling dikenal karena sebelumnya memimpin Synapse, platform fintech kontroversial yang menyatakan kebangkrutan pada tahun 2024. Tak lama kemudian, ia memulai Foundation bersama Arjun Sethi, mantan CEO Tribe Capital dan Mike LeBlanc, salah satu pendiri Cobalt Robotics.

Usaha terbaru Pathak juga menarik perhatian setelah perusahaan tersebut menyatakan memiliki hubungan dekat dengan General Motors dan dapat menerima investasi dari produsen mobil tersebut, klaim yang kemudian ditolak oleh GM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved