Citra Satelit Ungkap Serangan Iran Hancurkan 20 Pangkalan Militer AS, Ini 6 Faktanya

Selasa, 02 Juni 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
"Serangan awal [Iran] dioptimalkan untuk volume—gelombang besar yang dirancang untuk membanjiri pertahanan udara dan rudal melalui jumlah yang besar," kata Dr. Kelly Grieco, seorang analis dari lembaga think tank Stimson Centre yang berbasis di AS.

"Namun, dalam beberapa hari, Iran telah beralih ke serangan yang lebih kecil dan lebih tepat sasaran, menghemat rudal dan drone yang tersisa untuk target bernilai tinggi tertentu dan memusatkan tembakan di mana bahkan tembakan yang hampir mengenai sasaran pun menyebabkan kerusakan yang signifikan."

6. AS Terlalu Berpuasa Diri di Awal Perang

Seorang analis di MAIAR mengatakan kepada BBC Verify bahwa militer AS "tampaknya telah melakukan kesalahan karena terlalu berpuas diri di awal perang" karena gagal memindahkan pesawat keluar dari jangkauan drone dan rudal Iran seiring dengan evolusi taktik Teheran.

Mereka mengatakan bahwa dalam kasus pangkalan udara Pangeran Sultan, fasilitas tersebut sebelumnya telah diserang sebelum pesawat-pesawat dihancurkan.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bersumpah bahwa "negara-negara dan wilayah di kawasan ini tidak akan lagi menjadi perisai bagi pangkalan-pangkalan Amerika," menambahkan: "Amerika tidak akan lagi memiliki tempat yang aman di kawasan ini untuk melakukan kejahatan dan mendirikan pangkalan militer, dan hari demi hari akan semakin menjauh dari posisi sebelumnya."

Komentarnya muncul beberapa hari sebelum gencatan senjata antara AS dan Iran kembali tertekan. Pada hari Kamis, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menargetkan pangkalan Amerika di wilayah tersebut, setelah serangan baru AS di Iran selatan.

Grieco memperingatkan bahwa jika gencatan senjata AS-Iran yang rapuh itu runtuh dan pertempuran kembali terjadi, kerusakan yang ada pada pangkalan-pangkalan AS menunjukkan bahwa fasilitas di seluruh Teluk dapat rentan.

"Konflik saat ini telah menghabiskan persediaan pertahanan udara AS dan mitranya dengan kecepatan yang signifikan," katanya.

"Tidak ada jalur cepat untuk pengisian ulang, artinya setiap serangan Iran yang diperbarui akan dihadapi oleh sebagian kecil dari rudal pencegat yang tersedia ketika konflik dimulai."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved