AS Tegaskan Lebih dari Mampu untuk Lanjutkan Perang dengan Iran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:34 WIB
loading...
AS Tegaskan Lebih dari...
Kepala Pentagon Pete Hegseth. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memiliki persediaan senjata yang lebih dari cukup dan “lebih dari mampu” untuk melanjutkan perangnya terhadap Iran. Penegasan itu diungkap kepala Pentagon Pete Hegseth di Singapura pada KTT keamanan Dialog Shangri-La.

“Kemampuan kita untuk memulai kembali jika perlu adalah [bahwa] kita lebih dari mampu; persediaan kita lebih dari cukup untuk itu, baik di sana maupun di seluruh dunia, karena bagaimana kita menyeimbangkan amunisi yang canggih dan lebih banyak,” ungkap Hegseth, menurut kantor berita AFP.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei telah mengkonfirmasi belum ada kesepakatan dengan AS yang telah “diselesaikan”.

“Poin-poin lain telah disebutkan, seperti masalah nuklir. Saya tekankan, kami fokus pada pengakhiran perang saat ini dan tidak membahas detail rencana nuklir,” katanya.

Adapun, Michael Shoebridge, dari Strategic Analysis Australia, mengatakan, "Kata-kata yang menenangkan dari kepala Pentagon di konferensi Shangri-La tentang keamanan sangat kontras dengan Amerika yang kita lihat, yaitu Amerika yang berisik dan agresif."

"Saya pikir dia sedang berhati-hati dengan mencoba konsisten dengan atasannya, tetapi juga menenangkan mitra regional dan Taiwan," kata Shoebridge.

Shoebridge mengatakan kepada Al Jazeera bahwa konfirmasi Hegseth tentang AS tidak akan mengirim senjata ke Taiwan, adalah langkah yang terkait dengan kekurangan akibat perang di Iran. Hal ini bukanlah situasi yang mengejutkan.

Dia juga mengatakan, “Perubahan kebijakan baru-baru ini terhadap Taiwan adalah perkembangan negatif yang sangat besar bagi keamanan regional."

"Sayangnya, ... Presiden Trump telah secara eksplisit mengatakan dia berpikir penjualan senjata itu adalah pengaruh besar baginya untuk digunakan dalam hubungannya dengan China," katanya.

Baca juga: Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved