Trump Menuju Ruang Situasi Gedung Putih Saat Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran Terancam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:26 WIB
loading...
Trump Menuju Ruang Situasi...
Presiden AS Donald Trump. Foto/wikimedia
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengumumkan akan mengadakan pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih untuk membuat "keputusan akhir" mengenai kesepakatan yang diusulkan dengan Iran. Ini menandakan momen penting dalam negosiasi tidak langsung selama berbulan-bulan.

Dalam pernyataan panjang yang dipublikasikan di platform Truth Social miliknya, Trump menguraikan apa yang ia gambarkan sebagai elemen inti dari kesepakatan yang diusulkan. Ini termasuk komitmen Iran untuk tidak pernah memperoleh senjata nuklir, pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial tanpa batasan, dan penghapusan ranjau laut yang tersisa di jalur air strategis tersebut.

"Saya akan bertemu sekarang, di Ruang Situasi, untuk membuat keputusan akhir," tulis Trump.

Pengumuman itu muncul di tengah laporan yang berkembang bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan kerangka kerja yang dapat memperpanjang gencatan senjata saat ini dan membuka jalan bagi negosiasi yang lebih luas mengenai sanksi, keamanan regional, dan program nuklir Iran.

Namun, dalam beberapa jam setelah pernyataan Trump, para pejabat Iran dan media yang berafiliasi dengan negara secara terbuka menantang beberapa klaim presiden AS tersebut, dengan bersikeras belum ada kesepakatan akhir yang tercapai.

Trump Menguraikan Persyaratan yang Diusulkan


Menurut Trump, kerangka kerja yang diusulkan akan mengharuskan Iran untuk secara resmi melepaskan segala upaya pengembangan senjata nuklir sambil membuka kembali Selat Hormuz tanpa batasan atau biaya.

Ia juga mengklaim material nuklir yang sangat diperkaya yang terkubur di bawah fasilitas yang menjadi sasaran serangan AS tahun lalu akan digali dan dihancurkan oleh Amerika Serikat dalam koordinasi dengan Iran dan Badan Energi Atom Internasional.

“Material yang diperkaya, yang kadang-kadang disebut sebagai ‘Debu Nuklir,’ akan digali oleh Amerika Serikat… dan DIHANCURKAN,” tulis Trump.

Presiden selanjutnya menyatakan tidak ada dana Iran yang dibekukan yang akan dilepaskan “sampai pemberitahuan lebih lanjut.”

“Tidak ada uang yang akan ditukar, sampai pemberitahuan lebih lanjut,” katanya. “Hal-hal lain, yang jauh kurang penting, telah disepakati.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved