Mengapa Trump Hanya Raih Kemenangan Politik, Bukan Militer?

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:35 WIB
loading...
Mengapa Trump Hanya...
Donald Trump hanya meraih kemenangan politik, bukan militer. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS menginginkan kesepakatan damai dengan Iran yang "memungkinkannya untuk mendapatkan cukup pujian sehingga tampak seperti kemenangan." Itu diungkapkan analis Paul Musgrave dari Universitas Georgetown, Qatar.

Mengapa Trump Hanya Raih Kemenangan Politik, Bukan Militer?

1. Trump Fokus Agenda Domestik

Perang telah berlarut-larut terlalu lama bagi Presiden Trump, dan ia ingin mengamankan kesepakatan yang mengakhiri pertempuran sehingga ia dapat "beralih ke isu-isu berikutnya dalam agenda domestik dan internasionalnya," kata Musgrave kepada Al Jazeera.

"Kesepakatan yang baik untuk Trump mungkin bukan kesepakatan yang baik untuk Amerika Serikat. Bahkan mungkin bukan kesepakatan yang baik untuk Israel," tambahnya.



Dan itulah mengapa ada kelompok garis keras di Washington dan Tel Aviv yang "berusaha menghalangi negosiasi melalui tindakan, kata-kata, dan perbuatan karena mereka ingin memastikan itu adalah kesepakatan yang baik bagi mereka – dan definisi mereka tentang apa itu sangat berbeda," kata Musgrave.

2. Iran Kuasai Selat Hormuz

Foad Izadi, seorang profesor madya di Universitas Teheran, mengatakan kemampuan Iran untuk mengendalikan Selat Hormuz dapat berfungsi sebagai "jaminan" dalam kesepakatan apa pun yang akan dibuatnya dengan AS di masa mendatang.

“Satu-satunya hal serius yang dimiliki Iran dan tidak dapat banyak diubah oleh Trump adalah kontrol atas Selat Hormuz,” kata Izadi kepada Al Jazeera.

Jika AS melanggar perjanjian baru dengan Iran “seperti sebelumnya”, Teheran dapat menyebabkan gangguan di jalur air yang penting tersebut. “Itulah pengaruh yang dimiliki Iran untuk memastikan bahwa pemerintah AS bertindak dengan benar,” katanya.

Pada tahun 2018, Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 yang dinegosiasikan oleh pemerintahan Obama.

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani dengan enam kekuatan dunia – AS, Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, Tiongkok, dan Uni Eropa – Iran mengurangi program pengayaan uraniumnya dan berjanji untuk tidak mengejar senjata nuklir.

Sebagai imbalannya, sanksi internasional dicabut, memungkinkan Iran untuk menjual minyak dan gasnya ke seluruh dunia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
Inilah 3 Alasan Mengapa...
Inilah 3 Alasan Mengapa Donald Trump Menang Pilpres AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved