Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus

Senin, 25 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Seorang warga sipil juga terluka parah dalam insiden tersebut, meskipun para pejabat mengatakan masih belum jelas apakah orang tersebut terkena tembakan awal tersangka atau selama baku tembak berikutnya. Tidak ada agen Secret Service yang dilaporkan terluka.

Koresponden ABC News Selina Wang sedang merekam video di North Lawn ketika tembakan terdengar. “Kedengarannya seperti puluhan tembakan,” tulis Wang di X. “Kami diperintahkan untuk berlari ke ruang konferensi pers.”

Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus

1. Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

Para pejabat mengidentifikasi tersangka sebagai Nasire Best, 21 tahun, dari Maryland, menurut AP. Pihak berwenang mengatakan Best memiliki riwayat masalah kesehatan mental dan beberapa kali berurusan dengan Secret Service, termasuk upaya sebelumnya untuk memasuki pos pemeriksaan Gedung Putih yang menyebabkan perintah pengadilan yang mengharuskannya untuk menjauh dari area tersebut.

2. Mengaku sebagai Yesus Kristus

New York Post, mengutip sumber penegak hukum dan catatan pengadilan, melaporkan bahwa Best sebelumnya mengaku sebagai "Yesus Kristus" selama penahanan Juli 2025 karena melewati pos pemeriksaan pejalan kaki Gedung Putih yang dibatasi.

Penguncian yang diberlakukan di Gedung Putih dan halamannya dicabut sekitar pukul 18.45 waktu setempat.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di sekitar Gedung Putih. Awal bulan ini, Secret Service mengatakan seorang pria ditembak oleh penegak hukum di dekat Monumen Washington setelah melepaskan tembakan ke arah petugas, yang sempat memicu peningkatan keamanan di area tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved