Presiden Ceko: NATO Harus Menunjukkan Taringnya kepada Rusia!

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:01 WIB
loading...
Presiden Ceko: NATO...
Presiden Ceko Petr Pavel mendesak NATO untuk menunjukkan taringnya sebagai respons atas apa yang dia gambarkan sebagai provokasi Rusia di sayap timur aliansi tersebut. Foto/RUSI
A A A
MOSKOW - Presiden Ceko Petr Pavel mendesak NATO untuk “menunjukkan taringnya” sebagai respons atas apa yang dia gambarkan sebagai “provokasi” Rusia di sayap timur aliansi tersebut. Ceko merupakan salah satu anggota NATO.

Pernyataan Pavel menyusul serangkaian pelanggaran wilayah udara NATO oleh pesawat tak berawak (UAV) Ukraina di Eropa.

Baca Juga: Rusia Balas Dendam, Bombardir Ibu Kota Ukraina Diduga dengan Rudal Hipersonik Oreshnik

Sejak pertengahan Maret, UAV jarak jauh telah berulang kali melintasi wilayah udara Baltik dan Nordik dalam perjalanan menuju target di barat laut Rusia, khususnya fasilitas minyak di Wilayah Leningrad. Pelanggaran tersebut memicu pengerahan jet tempur, dan beberapa pesawat tak berawak jatuh di dalam negara-negara NATO, menyebabkan kerusakan.

Moskow menuduh anggota NATO Eropa diam-diam mengizinkan Kyiv menggunakan wilayah udara mereka untuk menyerang wilayah Rusia, tetapi para pejabat Barat membantah, dan malah menyalahkan Rusia atas pelanggaran wilayah udara tersebut serta mengeklaim bahwa sistem perang elektronik Rusia mungkin telah mengalihkan drone untuk memasuki wilayah udara NATO.

Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, Pavel mengulangi tuduhan tersebut, mengeklaim bahwa Rusia sengaja melakukan "provokasi" yang beroperasi tepat di bawah ambang batas yang akan memicu klausul pertahanan kolektif NATO, Pasal 5.

Dia juga mengeklaim bahwa para pejabat militer Rusia secara terbuka mengejek ketidaktegasan blok tersebut selama insiden semacam itu, dan menyerukan respons yang "cukup tegas, bahkan berpotensi asimetris" untuk melawan tindakan Moskow.

“Sayangnya, Rusia tidak memahami bahasa yang baik. Mereka sebagian besar memahami bahasa kekuasaan, idealnya disertai dengan tindakan,” klaimnya.

“Ketika saya bertanya kepada mereka mengapa mereka melakukan tindakan provokatif di udara...jawaban mereka adalah ‘karena kami bisa’. Itulah persisnya jenis perilaku yang kami izinkan," ujarnya," ujarnya, yang dikutip Russia Today, Minggu (24/5/2026).”

Mengutip tuduhan Barat sebelumnya tentang “provokasi” Rusia di Laut Hitam dan Baltik—seperti pencegatan jet tempur dan dugaan pelanggaran wilayah udara—Pavel menyarankan agar NATO mempertimbangkan untuk menembak jatuh pesawat Rusia baik yang berawak maupun tak berawak jika terlihat di dekat perbatasannya.

Moskow membantah tuduhan tersebut, bersikeras bahwa patroli mereka terjadi di wilayah udara internasional dan merupakan respons yang diperlukan terhadap penerbangan pengintaian Barat di dekat perbatasan Rusia.

Pavel juga mengusulkan tindakan “berpotensi asimetris” terhadap Moskow, termasuk mengganggu akses internet, menargetkan satelit, atau memutus hubungan bank-bank Rusia dari sistem keuangan global, tindakan yang menurutnya “tidak membunuh orang, tetapi cukup sensitif untuk membuat Rusia memahami bahwa ini bukanlah jalan yang seharusnya mereka tempuh.”

Posisi Pavel mencerminkan posisi beberapa pemimpin negara NATO lainnya. Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengatakan pada hari Kamis bahwa negara-negara NATO sebenarnya harus membantu Kyiv mengarahkan serangan drone ke arah yang benar. Pejabat Latvia dan Estonia membela serangan Ukraina dengan mengatakan bahwa Kyiv memiliki hak penuh untuk membela diri.

Namun, Finlandia mengecam Kyiv atas pelanggaran wilayah udaranya, sementara Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mendesak dialog yang diperbarui dengan Moskow, memperingatkan potensi provokasi drone Ukraina yang melibatkan wilayah NATO yang menurutnya dapat memicu konflik langsung antara Rusia dan blok tersebut.

Beberapa pejabat Barat mengeklaim bahwa Moskow dapat menguji aliansi melalui provokasi dan operasi hibrida, atau akhirnya menyerang negara-negara Eropa setelah konflik Ukraina berakhir. Dengan alasan ancaman tersebut, anggota NATO Eropa tahun lalu berjanji untuk meningkatkan pengeluaran militer menjadi 5% dari PDB dan meluncurkan inisiatif persenjataan kembali seperti "ReArm Europe".

Namun, Moskow menolak klaim bahwa mereka merupakan ancaman bagi Eropa sebagai "omong kosong" yang tidak berdasar dan mengutuk apa yang disebutnya sebagai militerisasi Uni Eropa yang sembrono. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov baru-baru ini menuduh "penghasut perang" Eropa menggambarkan Rusia sebagai "musuh eksternal teladan" untuk mengalihkan perhatian dari masalah domestik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved