Kuba Bukan Iran dan Venezuela, Mengapa Trump Tak Mudah Mengalahkan Havana?

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Awal pekan ini, Raúl dan lima orang lainnya didakwa oleh AS dengan berbagai tuduhan, termasuk: konspirasi untuk membunuh warga negara AS, pembunuhan, dan penghancuran pesawat AS.

Jika terbukti bersalah, ia dapat menghadapi hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Saat mengumumkan dakwaan tersebut, Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche mengatakan AS "tidak, dan tidak akan, melupakan warganya". Namun, AS secara khusus menargetkan tokoh penting Kuba.

Díaz-Canel mengatakan dakwaan tersebut digunakan untuk "membenarkan kebodohan agresi militer terhadap Kuba".

Menyebut dakwaan itu sebagai "manuver politik, tanpa dasar hukum apa pun", ia mengatakan Kuba telah bertindak dalam "pembelaan diri yang sah di dalam wilayah yurisdiksinya" dalam menembak jatuh pesawat-pesawat tersebut.

6. Sanksi dan Tekanan Tak Memaksa Menyerah

Sebagian besar tekanan Washington datang melalui blokade minyak dan sanksi.

Kuba telah menderita pemadaman listrik luas selama berbulan-bulan, yang disebabkan oleh kekurangan bahan bakar kronis.

Venezuela dan Meksiko di masa lalu memasok sebagian besar minyak dan bahan bakar Kuba, tetapi mereka sebagian besar telah berhenti sejak Januari, ketika AS menggulingkan presiden Venezuela dan Trump mengancam tarif pada negara-negara yang mengirimkan minyak bumi ke Kuba.

Washington telah menyita sejumlah pengiriman minyak yang menuju Kuba, dengan hanya satu kapal tanker minyak Rusia yang mencapai negara itu sejak blokade diberlakukan.

Ketidakpuasan di kalangan warga Kuba telah meningkat akibat pemadaman listrik serta kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan. Rumah sakit kesulitan berfungsi normal dan sekolah serta kantor pemerintah harus tutup.

Para pengunjuk rasa telah berulang kali turun ke jalan di ibu kota, Havana, dan dalam demonstrasi pada hari Rabu memblokir jalan dengan sampah yang terbakar dan meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.

Bulan ini, AS memberlakukan sanksi baru terhadap pejabat senior Kuba yang dituduh AS melakukan pelanggaran hak asasi manusia atau korupsi, menargetkan pejabat di sektor energi, pertahanan, keuangan, atau keamanan ekonomi Kuba.

Sementara itu, AS terus menawarkan bantuan sebesar USD100 juta (£74 juta), tetapi dengan syarat bantuan tersebut akan didistribusikan melalui Gereja Katolik dan organisasi kemanusiaan independen, tanpa melalui pemerintah Kuba.

Washington mengatakan Kuba menolak bantuan tersebut, tetapi menteri luar negeri pulau itu mengatakan bahwa Kuba tidak menolak bantuan "yang ditawarkan dengan itikad baik" dan cara terbaik yang dapat dilakukan AS untuk membantu adalah dengan mencabut blokade tersebut.

Meskipun kedua negara telah mengadakan beberapa pembicaraan melalui jalur belakang, yang dikonfirmasi oleh kedua negara pada bulan Maret, tanggapan Kuba terbatas pada pernyataan berapi-api dari para pemimpinnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved