FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:24 WIB
loading...
FAO Peringatkan Penutupan...
Spanduk raksasa yang menggambarkan Selat Hormuz dipajang di Lapangan Vali-e Asr, menampilkan frasa Di titik kritis seiring berlanjutnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di Teheran, Iran pada 2 Mei 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
ROMA - Penutupan Selat Hormuz dapat memicu krisis harga pangan global yang parah dalam waktu enam hingga 12 bulan. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) memperingatkan hal itu pada hari Rabu (21/5/2026).

FAO menyebut gangguan tersebut sebagai "awal dari guncangan agrifood sistemik."

Badan yang berbasis di Roma itu mengatakan gangguan tersebut bukan lagi hanya masalah pasar pengiriman atau energi, memperingatkan guncangan tersebut bergerak melalui sistem agrifood global secara bertahap.

“Guncangan tersebut terjadi secara bertahap: energi, pupuk, benih, hasil panen yang lebih rendah, kenaikan harga komoditas, kemudian inflasi pangan,” ungkap FAO dalam podcast berjudul Rekomendasi Kebijakan untuk Mencegah Krisis Pangan Global | Krisis Hormuz 2026, yang diterbitkan pada hari Rabu.

FAO mengatakan Selat Hormuz telah ditutup secara efektif sejak 28 Februari dan tetap tertutup hingga 18 Mei, mengganggu pasokan energi dan pupuk global yang sangat penting untuk produksi pertanian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved