Hamas Tolak Laporan Dewan Perdamaian tentang Pelaksanaan Gencatan Senjata di Gaza

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:30 WIB
loading...
Hamas Tolak Laporan...
Operasi pencarian di wilayah Jabalia saat jenazah sandera Israel ditemukan di bawah kesepakatan gencatan senjata di Kota Gaza, Gaza, pada 1 Desember 2025. Foto/Hamza Z. H. Qraiqea/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Hamas menolak laporan yang diajukan kepada Dewan Keamanan PBB oleh "Dewan Perdamaian" mengenai implementasi perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza. Kelompok itu menuduh laporan tersebut memutarbalikkan fakta dan mengadopsi syarat-syarat Israel.

Hamas mengatakan laporan tersebut membebaskan Israel dari tanggung jawab atas pelanggaran gencatan senjata sehari-hari sambil menyalahkan Hamas atas keterlambatan rekonstruksi.

Gerakan tersebut berpendapat Israel terus memberlakukan pembatasan ketat pada penyeberangan dan mencegah masuknya material tempat tinggal dan peralatan perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk upaya rekonstruksi.

Hamas mengatakan mereka "bukan penghalang" untuk membangun kembali Gaza dan menggambarkan tuduhan terhadapnya sebagai salah karena mengabaikan kegagalan Israel memenuhi sebagian besar kewajibannya selama fase pertama perjanjian tersebut.

Menanggapi klaim dalam laporan tersebut bahwa penolakan Hamas untuk melepaskan kendali atas Gaza dan melucuti senjata tetap menjadi penghalang utama bagi implementasi, gerakan tersebut mengatakan mereka telah berulang kali menyatakan kesediaan untuk mentransfer administrasi Gaza ke komite nasional.

Hamas menyerukan pembentukan dan pemberdayaan segera satu badan untuk mengelola wilayah tersebut selama fase transisi.

Gerakan itu juga mengkritik fokus laporan tersebut pada perlucutan senjata, menggambarkannya sebagai upaya melemahkan proses gencatan senjata.

Hamas mendesak Dewan Keamanan PBB menekan Israel agar melaksanakan komitmennya daripada mengajukan tuntutan kepada faksi-faksi Palestina.

Menurut laporan tersebut, "Dewan Perdamaian" berpendapat kendali Hamas yang berkelanjutan atas aparat keamanan Gaza dan penolakannya melucuti senjata merupakan hambatan utama bagi rencana rekonstruksi dan pembangunan yang lebih luas untuk wilayah tersebut.

Laporan tersebut dilaporkan menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk memberikan "tekanan nyata" kepada Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya untuk menerima peta jalan yang diusulkan untuk tata kelola dan rekonstruksi Gaza di masa depan.

Baca juga: AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved