Puji Rusia, Xi Jinping: Kekuatan Ketenangan di Tengah Kekacauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:47 WIB
loading...
A A A
Xi dan Putin telah secara signifikan memperketat koordinasi negara mereka di bidang perdagangan, diplomasi, dan keamanan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh gesekan bersama dengan AS dan tujuan untuk membentuk kembali tatanan dunia yang mereka anggap didominasi secara tidak adil oleh Barat.

Dalam pidato pembukaan, Putin mengatakan hubungan Tiongkok-Rusia telah mencapai "tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya" – dan merupakan salah satu "faktor penstabil utama di panggung internasional."

Ia juga menyinggung hubungan pribadi yang erat antara dirinya dan pemimpin China, yang telah bertemu lebih dari 40 kali, dalam pidato pembukaan. Ia menggunakan idiom Tiongkok yang diterjemahkan menjadi "Satu hari terpisah terasa seperti tiga musim gugur," yang digunakan untuk menekankan kesedihan karena terpisah.

Pertemuan sehari antara Putin dan Xi diharapkan akan fokus pada perluasan lebih lanjut kemitraan "tanpa batas" mereka – sekaligus memberi keduanya kesempatan untuk membahas kunjungan Trump dan perang di Ukraina dan Iran.

Putin menyarankan bahwa energi, industri, pertanian, transportasi, dan teknologi tinggi akan menjadi topik lain dalam agenda.

“Di tengah krisis di Timur Tengah, Rusia terus mempertahankan perannya sebagai pemasok sumber daya yang andal, sementara China tetap menjadi konsumen sumber daya tersebut secara bertanggung jawab,” katanya kepada Xi.

Bagi Xi, menjamu para pemimpin AS dan Rusia – dua negara yang sama-sama dilanda konflik – dalam beberapa hari merupakan keuntungan karena ia bertujuan untuk memperkuat reputasi China sebagai kekuatan global.

Sambutan Putin di luar Aula Besar yang megah pada Rabu pagi memiliki semua ciri khas sambutan kunjungan kenegaraan, yang juga diberikan Beijing kepada Trump pekan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved