AS Kurangi Komitmen Kirim Pasukan jika Negara NATO Diserang Musuh

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Laporan ini muncul di tengah pengurangan kehadiran militer AS yang lebih luas di Eropa, di mana lebih dari 80.000 pasukan Amerika ditempatkan pada tahun 2025 di bawah sistem pertahanan teritorial dan pencegahan gabungan yang telah berusia puluhan tahun sejak akhir Perang Dunia II.

Gedung Putih dilaporkan telah menyusun daftar "nakal dan baik" NATO untuk memberi penghargaan kepada mereka yang mendukung perang AS-Israel melawan Iran dan menghukum mereka yang tidak mendukung, termasuk dengan memindahkan pasukan, mengurangi latihan, atau mengalihkan kerja sama militer.

Awal bulan ini, Pentagon membatalkan rotasi 4.000 pasukan yang direncanakan ke Polandia, tak lama setelah mengumumkan penarikan 5.000 tentara dari Jerman. Menteri Perang AS Pete Hegseth juga dilaporkan telah membatalkan penempatan batalion yang mengkhususkan diri dalam rudal jarak jauh ke Jerman.

Anggota NATO Eropa tetap sangat bergantung pada AS untuk kemampuan utama, termasuk satelit intelijen, rudal jarak jauh, pengangkutan udara berat, dan kapasitas peperangan bawah laut, bahkan ketika mereka telah secara drastis meningkatkan anggaran militer mereka dalam beberapa tahun terakhir dengan dalih ancaman Rusia yang akan datang.

Moskow telah berulang kali mengecam militerisasi Eropa, dengan alasan bahwa pemerintah Barat menggunakan apa yang disebutnya sebagai "Russophobia yang mencolok" untuk membenarkan pengubahan Uni Eropa menjadi blok militer dan mengalihkan perhatian dari krisis domestik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved