AS Kurangi Komitmen Kirim Pasukan jika Negara NATO Diserang Musuh

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:30 WIB
loading...
AS Kurangi Komitmen...
AS kurangi komitmen kirim pasukan jika negara NATO diserang musuh. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dilaporkan akan memberi tahu anggota NATO Eropa bahwa Washington akan mengurangi kemampuan militer yang akan mereka sediakan untuk blok tersebut jika terjadi krisis besar, termasuk serangan terhadap negara anggota.

Meskipun komposisi pasti dari pasukan yang ditugaskan di bawah Model Pasukan NATO dirahasiakan, Pentagon telah memutuskan untuk “mengurangi secara signifikan” komitmennya.

Reuters melaporkan rencana tersebut diperkirakan akan diumumkan pada pertemuan para kepala kebijakan pertahanan di Brussels pada 22 Mei, menurut tiga sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut. Washington diperkirakan akan diwakili dalam pertemuan tersebut oleh Alex Velez-Green, seorang ajudan senior untuk Wakil Menteri Perang Elbridge Colby.

Penyesuaian Model Pasukan NATO dilaporkan telah menjadi prioritas utama bagi tim Colby menjelang KTT para pemimpin NATO berikutnya, yang dijadwalkan akan berlangsung di Turki pada bulan Juli. Meskipun mendorong Eropa untuk memimpin dalam kekuatan konvensional, Colby sebelumnya mengatakan bahwa Washington akan "dengan keras menentang" mereka mengembangkan senjata nuklir untuk menggantikan payung nuklir AS.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved