Garda Revolusi Iran Gagalkan Rencana Transfer Senjata AS ke Kelompok Bersenjata

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:30 WIB
loading...
Garda Revolusi Iran...
Anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berpartisipasi dalam latihan militer yang bertujuan meningkatkan kemampuan tempur di provinsi Teheran, Iran, pada 12 Mei 2026. Foto/Korps Garda Revolusi Islam/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan mereka telah menggagalkan apa yang mereka sebut sebagai rencana oleh kelompok-kelompok bersenjata yang berbasis di Irak utara untuk menyelundupkan senjata Amerika baru ke Iran.

Garda Revolusi mengatakan telah melakukan operasi di kota Baneh di provinsi Kurdistan, menargetkan apa yang mereka sebut sebagai "kelompok kontra-revolusioner" yang diduga beroperasi atas nama Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Menurut pernyataan tersebut, pasukan Iran menyita sejumlah besar senjata dan amunisi yang diduga akan ditransfer melintasi perbatasan ke Iran.

Garda mengatakan kelompok-kelompok tersebut telah merencanakan menyelundupkan pengiriman senjata dan amunisi AS yang baru dipasok ke negara itu.

IRGC menambahkan operasi tersebut digagalkan melalui apa yang mereka sebut sebagai kerja intelijen yang ekstensif yang melibatkan identifikasi dan penangkapan para kolaborator yang diduga berada di dalam Iran.

Garda Revolusi juga mengumumkan operasi keamanan terpisah di provinsi Qazvin, Kerman, Chaharmahal, dan Bakhtiari.

Di Qazvin, pihak berwenang mengatakan dua orang yang diduga mata-mata Israel telah ditangkap dan jaringan distribusi senjata dibongkar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved