Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:18 WIB
loading...
Spanyol Panggil Dubes...
Tentara Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud yang menuju Gaza, dan merekam siaran langsung armada tersebut di laut pada 18 Mei 2026. Foto/Armada Global Sumud/Anadolu Agency
A A A
MADRID - Spanyol memanggil kuasa usaha Israel dan menyampaikan apa yang digambarkan Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares sebagai “protes formal dan tegas” atas pencegatan armada yang menuju Gaza oleh Israel. Dia menyebutnya sebagai “pelanggaran baru terhadap hukum internasional.”

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelaty di Madrid, Albares mengatakan pasukan Israel telah mencegat Armada Global Sumud dan otoritas Spanyol sedang memantau situasi dengan cermat, lapor El Mundo.

“Saya tidak memiliki jumlah pasti warga Spanyol, tetapi jumlahnya sekitar 45,” kata Albares.

Dia menambahkan, antara “satu hingga dua lusin” warga negara Spanyol yang berada di atas kapal tersebut mungkin saat ini ditahan otoritas Israel.

Albares mengatakan Spanyol telah menjalin kontak dengan pemerintah lain yang warganya juga berada di atas kapal tersebut.

Menteri tersebut menyebut pencegatan itu sebagai “pelanggaran baru terhadap hukum internasional,” dan ia masih belum yakin bagaimana otoritas Israel akan menindaklanjuti mereka yang ditahan, tetapi menekankan tindakan itu sendiri adalah “tindakan yang tidak dapat diterima dan penahanan ilegal.”

Ia mengatakan Madrid mengikuti perkembangan “menit demi menit” dan menggambarkan armada tersebut sebagai “damai.”

Sebelumnya pada hari Senin, tentara Israel menyerang armada kemanusiaan di perairan internasional dan menahan sekitar 100 aktivis.

Armada tersebut, yang terdiri dari lebih dari 50 kapal, berlayar pada hari Kamis dari distrik Marmaris di Mediterania Turki dalam upaya baru untuk mematahkan blokade Israel yang diberlakukan di Gaza sejak 2007.

Penyelenggara mengatakan misi tersebut melibatkan 426 peserta, di antaranya 96 aktivis Turki dan peserta dari 39 negara lain, termasuk Jerman, AS, Argentina, Australia, Bahrain, Brasil, Aljazair, Indonesia, Maroko, Prancis, Afrika Selatan, Inggris, Irlandia, Spanyol, Italia, Kanada, Mesir, Pakistan, Tunisia, Oman, dan Selandia Baru.

Pada tanggal 29 April, pasukan Israel juga menyerang misi bantuan di lepas pantai pulau Kreta, Yunani, dan mendeportasi para aktivis yang berada di dalamnya.

Baca juga: Menhan Sjafrie Sangkal Surat yang Diteken Beri Akses Udara Indonesia untuk Jet Tempur AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved