NATO Makin Ketar-ketir karena Stok Rudal AS Terkuras oleh Perang Iran
Selasa, 19 Mei 2026 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah unggahan di akun Truth Social-nya, dia menulis: "Mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. WAKTU SANGAT PENTING!"
Pada hari Senin, dia kemudian mengatakan akan menunda serangan lanjutan AS terhadap Iran setelah permohonan dari negara-negara Teluk yang memberitahunya bahwa "negosiasi serius sedang berlangsung" dalam upaya untuk menyelesaikan perang.
Dia tampaknya yakin untuk melakukannya karena kesepakatan yang "sangat dapat diterima" oleh AS dimungkinkan.
“Kesepakatan ini, yang terpenting, akan mencakup TIDAK ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!” tulisnya di platform Truth Social miliknya.
Aspek penting lainnya dari pertemuan NATO hari Selasa adalah penyampaian penilaian militer SACEUR tentang kemampuan NATO secara keseluruhan saat ini, termasuk dampak dari keputusan Washington baru-baru ini untuk membatalkan pengiriman brigade pasukan yang terdiri lebih dari 4.000 tentara ke Polandia.
Keputusan itu tidak terduga, dan diambil secara tiba-tiba bahkan ketika beberapa tentara dan peralatan sudah dalam perjalanan.
“SACUER perlu melihat ini dari perspektif AS dan Eropa untuk memutuskan apakah akan menyesuaikan postur kekuatan di benua itu,” kata sumber tersebut kepada Euronews.
Pada hari Senin, dia kemudian mengatakan akan menunda serangan lanjutan AS terhadap Iran setelah permohonan dari negara-negara Teluk yang memberitahunya bahwa "negosiasi serius sedang berlangsung" dalam upaya untuk menyelesaikan perang.
Dia tampaknya yakin untuk melakukannya karena kesepakatan yang "sangat dapat diterima" oleh AS dimungkinkan.
“Kesepakatan ini, yang terpenting, akan mencakup TIDAK ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!” tulisnya di platform Truth Social miliknya.
Aspek penting lainnya dari pertemuan NATO hari Selasa adalah penyampaian penilaian militer SACEUR tentang kemampuan NATO secara keseluruhan saat ini, termasuk dampak dari keputusan Washington baru-baru ini untuk membatalkan pengiriman brigade pasukan yang terdiri lebih dari 4.000 tentara ke Polandia.
Keputusan itu tidak terduga, dan diambil secara tiba-tiba bahkan ketika beberapa tentara dan peralatan sudah dalam perjalanan.
“SACUER perlu melihat ini dari perspektif AS dan Eropa untuk memutuskan apakah akan menyesuaikan postur kekuatan di benua itu,” kata sumber tersebut kepada Euronews.
(mas)
Lihat Juga :