Penasihat Mojtaba Khamenei: Tangan Besi Iran Akan Paksa AS Mundur dan Menyerah!
Selasa, 19 Mei 2026 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
“Saya telah diminta oleh Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud, dan Presiden Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed Al Nahyan, untuk menunda serangan militer yang direncanakan terhadap Republik Islam Iran, yang dijadwalkan besok, karena negosiasi serius sedang berlangsung, dan menurut pendapat mereka, sebagai Pemimpin dan Sekutu yang Hebat, kesepakatan akan dibuat, yang akan sangat dapat diterima oleh Amerika Serikat, serta semua negara di Timur Tengah, dan sekitarnya,” tulis Trump di Truth Social pada hari Senin.
Pengumuman Trump itu muncul setelah dia mengancam bahwa waktu terus berjalan bagi Iran untuk mencapai kesepakatan atau pertempuran akan kembali terjadi setelah gencatan senjata yang rapuh.
Trump tidak memberikan rincian tentang serangan yang direncanakan, tetapi mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan militer AS untuk bersiap untuk melancarkan serangan skala besar ke Iran. "Kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai," ujarnya, seperti dikutip dari AP.
Trump sebelumnya tidak mengungkapkan bahwa dia berencana melakukan serangan pada hari Selasa, tetapi pada akhir pekan dia memperingatkan Iran di Truth Social, "Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka."
Trump telah mengancam selama berminggu-minggu bahwa gencatan senjata yang disepakati pada pertengahan April dapat berakhir jika Iran tidak mencapai kesepakatan, dengan parameter yang berubah-ubah untuk mencapai kesepakatan tersebut.
Pengumuman Trump itu muncul setelah dia mengancam bahwa waktu terus berjalan bagi Iran untuk mencapai kesepakatan atau pertempuran akan kembali terjadi setelah gencatan senjata yang rapuh.
Trump tidak memberikan rincian tentang serangan yang direncanakan, tetapi mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan militer AS untuk bersiap untuk melancarkan serangan skala besar ke Iran. "Kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai," ujarnya, seperti dikutip dari AP.
Trump sebelumnya tidak mengungkapkan bahwa dia berencana melakukan serangan pada hari Selasa, tetapi pada akhir pekan dia memperingatkan Iran di Truth Social, "Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka."
Trump telah mengancam selama berminggu-minggu bahwa gencatan senjata yang disepakati pada pertengahan April dapat berakhir jika Iran tidak mencapai kesepakatan, dengan parameter yang berubah-ubah untuk mencapai kesepakatan tersebut.
Lihat Juga :