Pakar Ini Yakin AS Akan Menyerang Iran dalam 24 hingga 48 Jam Mendatang

Senin, 18 Mei 2026 - 19:02 WIB
loading...
A A A
“Dari apa yang kami pahami, bahasa seperti ini tidak dapat diterima di Teheran. Mereka menunjukkan sikap menantang daripada memberikan tanggapan langsung terhadap retorika semacam ini,” kata Alruhaid.

Ia menambahkan bahwa pernyataan yang semakin bermusuhan dari kedua belah pihak menandakan bahwa gencatan senjata berisiko segera runtuh.

“Di balik semua retorika ini, ada kesadaran bahwa jendela diplomatik saat ini semakin menyempit,” kata Alruhaid.

“Kita tahu bahwa ada bahasa yang keras, pesan yang keras dari kedua belah pihak — bahwa jari telunjuk berada di pelatuk di kedua sisi.”

Namun Adam Clements, seorang analis kebijakan luar negeri, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mungkin ada “unsur domestik” dalam retorika garis keras Trump, termasuk serangkaian pesan terbarunya.

“Tentu saja, Iran harus menanggapinya dengan serius,” kata Clements tentang unggahan hari Minggu itu.

“Pada saat yang sama, Presiden Trump dikenal dengan cuitan-cuitannya yang bombastis, pernyataan-pernyataannya yang bombastis, mungkin untuk audiens domestik.”

Clements menambahkan bahwa akan sangat penting untuk mengamati apakah pernyataan Trump akan digaungkan oleh para pejabatnya dalam beberapa hari mendatang, dan apakah pernyataan tersebut juga sesuai dengan situasi di Iran.

“Kantor pers Gedung Putih dikenal sering memposting meme aneh semacam ini, atau meme dan kartun yang dihasilkan AI di masa lalu,” jelasnya.

“Jadi saya pikir di sini perlu untuk kadang-kadang mengabaikan beberapa kebisingan politik, beberapa hal yang hanya untuk pertunjukan, dan benar-benar mencoba memperhatikan sinyal-sinyal yang jelas ini.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved