Eks Menhan AS: Netanyahu Bilang Iran Runtuh pada Serangan Pertama, Dia Salah Besar!

Senin, 18 Mei 2026 - 10:36 WIB
loading...
Eks Menhan AS: Netanyahu...
Mantan Menteri Pertahanan AS Robert Gates ungkap PM Israel Benjamin Netanyahu pernah melobi AS agar menyerang Iran pada 2009. Foto/Screenshot CBS
A A A
WASHINGTON - Robert Gates, mantan direktur CIA yang juga mantan menteri pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS), mengungkap percakapan tahun 2009 dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Saat itu, pemimpin Zionis itu meyakinkannya untuk menyerang Iran karena republik Islam itu akan runtuh pada serangan pertama.

Berbicara di acara "Face the Nation" CBS pada hari Minggu, Gates mengatakan Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut selama pertemuan pada Juli 2009, menggambarkan kepemimpinan Iran sebagai rapuh secara politik.

Baca Juga: Ini 5 Syarat AS untuk Iran, Salah Satunya Serahkan 400 Kg Uranium

Gates adalah direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) di bawah pemerintahan Presiden George H.W. Bush. Dia kemudian menjadi Menhan ke-22 AS dari 2006 hingga 2011 di era Presiden George W. Bush dan dipertahankan oleh Presiden Barack Obama.

Menurut Gates, Netanyahu saat itu begitu yakin bahwa rezim Iran akan runtuh pada serangan pertama.

Gates mengatakan bahwa dia sangat tidak setuju dengan prediksi tersebut pada saat itu. Dia lantas memperingatkan Netanyahu bahwa asumsi itu merupakan kesalahan penilaian tentang ketahanan internal Iran.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa dia salah besar,” kata Gates, menambahkan bahwa Netanyahu meremehkan “ketahanan rakyat Iran.”

Penjelasan mantan kepala Pentagon ini menawarkan wawasan langka tentang perselisihan yang telah berlangsung lama antara pejabat AS dan Israel mengenai bagaimana Teheran akan menanggapi aksi militer langsung.

Gates mengaitkan posisi Netanyahu dengan operasi militer Israel sebelumnya di kawasan Timur Tengah yang menghadapi pembalasan terbatas.

Dia secara khusus menunjuk pada serangan tahun 1981 terhadap Reaktor Nuklir Osirak di Irak dan serangan tahun 2007 yang diduga terhadap fasilitas nuklir Suriah.

Menurut Gates, operasi-operasi tersebut mungkin telah berkontribusi pada apa yang dia gambarkan sebagai “posisi yang tidak realistis” mengenai kemungkinan respons Iran terhadap serangan serupa.

Pernyataan Gates muncul di tengah perdebatan yang terus berlanjut mengenai opsi militer terhadap Iran dan konsekuensi regional yang lebih luas dari eskalasi.

Pengakuan Gates menggarisbawahi perbedaan strategis yang telah berlangsung selama bertahun-tahun mengenai apakah tekanan militer langsung dapat melemahkan Teheran atau malah memicu konfrontasi yang lebih luas dan lebih berbahaya di seluruh wilayah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved