Trump Ancam Iran: Cepat Buat Kesepakatan atau Tak Ada yang Tersisa dari Anda!

Senin, 18 Mei 2026 - 07:30 WIB
loading...
A A A
Pemimpin Amerika ini telah memperingatkan awal pekan ini bahwa gencatan senjata berada dalam "kondisi kritis" setelah menolak tuntutan Teheran, menyebutnya "sama sekali tidak dapat diterima".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menegaskan bahwa tuntutan Teheran tersebut "bertanggung jawab" dan "murah hati".

Menurut kantor berita Tasnim, tuntutan Iran termasuk penghentian segera perang di semua front—merujuk pada serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon, penghentian blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran, dan jaminan tidak akan ada serangan lebih lanjut terhadap Iran.

Tuntutan tersebut juga dilaporkan mencakup tuntutan kompensasi atas kerusakan perang dan penekanan pada kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Kantor berita Iran lainnya, Fars, melaporkan pada hari Minggu bahwa Washington telah menetapkan lima syarat sebagai tanggapan atas proposal Teheran.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa tuntutan AS tersebut termasuk agar Iran hanya mempertahankan satu situs nuklir yang beroperasi dan mentransfer persediaan uranium yang diperkaya tinggi ke AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Ada yang dari RI?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved