Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Minggu, 17 Mei 2026 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Dewan Tinggi Hak Asasi Manusia Iran telah mengecam keras keputusan Bahrain untuk mencabut kewarganegaraan 69 orang.
Awal bulan ini, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan telah menangkap 41 orang yang diduga terkait dengan Iran.
Bulan lalu, otoritas Bahrain mencabut kewarganegaraan 69 warga negara Bahrain, termasuk ulama, pengkhotbah, aktivis sosial, perempuan, laki-laki, bahkan anak-anak dan bayi, dalam tindakan sewenang-wenang yang melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain menuduh individu-individu tersebut "menyatakan dukungan untuk serangan (balasan) Iran" terhadap aset militer Amerika dan Israel di seluruh Asia Barat.
Bahrain, yang merupakan markas Armada Angkatan Laut Kelima AS, mengizinkan Amerika Serikat dan rezim Israel untuk menggunakan wilayah dan ruang udaranya untuk melancarkan serangan anti-Iran selama perang agresi yang dimulai pada 28 Februari melawan Iran dan berhenti pada 8 April di bawah gencatan senjata yang dimediasi Pakistan.
Awal bulan ini, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan telah menangkap 41 orang yang diduga terkait dengan Iran.
Bulan lalu, otoritas Bahrain mencabut kewarganegaraan 69 warga negara Bahrain, termasuk ulama, pengkhotbah, aktivis sosial, perempuan, laki-laki, bahkan anak-anak dan bayi, dalam tindakan sewenang-wenang yang melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain menuduh individu-individu tersebut "menyatakan dukungan untuk serangan (balasan) Iran" terhadap aset militer Amerika dan Israel di seluruh Asia Barat.
Bahrain, yang merupakan markas Armada Angkatan Laut Kelima AS, mengizinkan Amerika Serikat dan rezim Israel untuk menggunakan wilayah dan ruang udaranya untuk melancarkan serangan anti-Iran selama perang agresi yang dimulai pada 28 Februari melawan Iran dan berhenti pada 8 April di bawah gencatan senjata yang dimediasi Pakistan.
(ahm)
Lihat Juga :