AS Puji Kapal Induk Gerald R Ford Meski Mundur dari Perang Iran: 'Cetak Sejarah, Bikin Bangga'

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Dakota Klinedinst, seorang Bintara Kelas Satu yang bertugas sebagai mekanik struktur penerbangan di kapal USS Gerald R. Ford, mengatakan kepada CNN bahwa penugasan yang diperpanjang itu "sulit" tetapi menekankan bagaimana para pelaut di kapal "bekerja sebagai tim."

"Para kru melakukan pekerjaan yang hebat," kata Klinedinst. "Saya pikir kita semua tetap bersatu, kita semua saling mendukung dan bahkan, bahkan, seperti, ketika hal-hal seperti kebakaran terjadi, tidak ada yang menyerah."

Kapal ini telah mengalami masalah berulang dengan sistem toiletnya yang mengakibatkan pemadaman sebagian yang terputus-putus, sebuah masalah bagi kru yang membutuhkan kunjungan pelabuhan untuk perbaikan.

Meskipun USS Gerald R. Ford secara teknis canggih dan merupakan kapal induk terbaru dalam armada, kata Osias, keluarga para pelaut "masih memiliki keraguan bahwa sesuatu dapat terjadi."

Pejabat militer saat ini dan mantan pejabat militer mengatakan bahwa kapal senilai USD13 miliar ini sangat penting dalam operasi militer AS di Iran dan Venezuela. Untuk operasi di Venezuela, kapal tersebut meluncurkan pesawat yang berpartisipasi dalam misi penangkapan Maduro, dan di Iran, kapal tersebut berfungsi sebagai platform untuk mengirimkan gelombang demi gelombang jet tempur ke medan pertempuran.

Sistem ketapel elektronik kapal memungkinkannya untuk meluncurkan apa pun, mulai dari drone kecil hingga pesawat besar, memberi para komandan berbagai pilihan daya tembak, kata Brent Sadler, seorang veteran Angkatan Laut selama 26 tahun dan mantan perwira kapal selam, kepada CNN. Menurut Sadler, sepuluh kapal induk AS lainnya tidak memiliki kemampuan itu.

Setelah meninggalkan Virginia Juni lalu, USS Gerald R. Ford bergerak melintasi Atlantik, awalnya menuju Mediterania dan hingga Norwegia sebagai bagian dari perjalanan terjadwalnya sebelum ditarik ke Karibia untuk operasi penangkapan Maduro pada bulan Januari.

Kemudian kapal tersebut diperintahkan untuk segera menuju ke Mediterania untuk membantu dalam potensi konflik Timur Tengah, di mana ia berkontribusi pada operasi perang Iran, hingga akhirnya mulai kembali ke pangkalannya dan memasuki Atlantik dari Laut Mediterania awal bulan ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Don Ritto Bungkam saat...
Don Ritto Bungkam saat Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Penampakannya
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
CKG 2026 Ungkap Penyakit...
CKG 2026 Ungkap Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Karies Gigi Jadi Masalah Terbanyak
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved