Xi Ajari Trump Konsep Harmoni di Antara Semua Makhluk, China-AS Capai Konsensus Baru

Jum'at, 15 Mei 2026 - 11:30 WIB
loading...
Xi Ajari Trump Konsep...
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berfoto di depan Aula Doa untuk Panen yang Baik saat mengunjungi Kuil Surga di Beijing, ibu kota China, 14 Mei 2026. Foto/Xinhua
A A A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping Xi ‘menjelaskan’ kepada Trump ‘konsep harmoni di antara semua makhluk’. Pernyataan itu diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, sambil mengunggah gambar pemimpin China dan AS selama kunjungan ke Aula Doa untuk Panen yang Baik di Kuil Surga Beijing pada hari Kamis (15/5/2026).

Di tempat itu, “Xi menjelaskan kepada Presiden Trump dan keluarganya konsep harmoni di antara semua makhluk dan penghormatan terhadap hukum alam.”

Trump saat ini berada di Beijing pada hari ketiga kunjungan kenegaraannya ke China.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan Presiden Trump dan Presiden Xi telah mencapai “serangkaian konsensus baru”, menurut kantor berita Reuters.

Mengenai perang Iran, kementerian menyatakan, menemukan solusi lebih awal bermanfaat bagi Amerika Serikat dan pihak Iran, serta negara-negara regional.

Kementerian mengatakan kedua pemimpin sepakat menangani kekhawatiran masing-masing dengan tepat sambil memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam isu-isu internasional dan regional.

Pembicaraan antara Xi dan Trump juga “menumbuhkan saling pengertian dan memperdalam saling kepercayaan”, menurut kementerian.

Baca juga: Trump Klaim Xi akan Bantu Buka Selat Hormuz dan Tak Kirim Peralatan Militer ke Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved