Sekjen PBB: Klaim AS Terkait Sanksi Iran Masih Belum Pasti
Minggu, 20 September 2020 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan hampir semua sanksi PBB terhadap Iran kembali berlaku, termasuk perpanjangan permanen embargo senjata. Pompeo menyebut ini sebagai berita bagus untuk perdamaian di Timur Tengah.
"Selain embargo senjata, ini termasuk pembatasan seperti larangan Iran terlibat dalam kegiatan pengayaan dan pemrosesan ulang, larangan pengujian dan pengembangan rudal balistik oleh dan sanksi atas transfer teknologi terkait nuklir, dan rudal ke Iran," kata Pompeo.
"AS tidak akan ragu-ragu untuk menegakkan sanksi kami dan mengharapkan semua negara anggota untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban mereka di bawah pembatasan yang diberlakukan kembali ini," sambungnya.
AS berharap seluruh sanksi tersebut akan mulai berlaku pada Minggu pukul 00:00 waktu AS, atau Senin pukul 00:00 waktu Indonesia barat. ( Baca juga: Aksi Teror Penembakan OPM di Papua Makin Beringas Jelang Sidang Umum PBB )
"Selain embargo senjata, ini termasuk pembatasan seperti larangan Iran terlibat dalam kegiatan pengayaan dan pemrosesan ulang, larangan pengujian dan pengembangan rudal balistik oleh dan sanksi atas transfer teknologi terkait nuklir, dan rudal ke Iran," kata Pompeo.
"AS tidak akan ragu-ragu untuk menegakkan sanksi kami dan mengharapkan semua negara anggota untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban mereka di bawah pembatasan yang diberlakukan kembali ini," sambungnya.
AS berharap seluruh sanksi tersebut akan mulai berlaku pada Minggu pukul 00:00 waktu AS, atau Senin pukul 00:00 waktu Indonesia barat. ( Baca juga: Aksi Teror Penembakan OPM di Papua Makin Beringas Jelang Sidang Umum PBB )
(esn)
Lihat Juga :