Pemerintah Negara Anggota NATO Runtuh setelah Insiden Drone Kamikaze Ukraina

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:29 WIB
loading...
Pemerintah Negara Anggota...
Perdana Menteri (PM) Latvia Evika Silina. Foto/David Ausserhofer
A A A
RIGA - Perdana Menteri (PM) Latvia Evika Silina mengumumkan pengunduran dirinya di tengah krisis pemerintahan yang disebabkan insiden yang melibatkan drone kamikaze Ukraina yang menghantam depot minyak di dekat perbatasan Rusia. Silina mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers pada hari Kamis (14/5/2026).

Beberapa jam sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Rihards Kozlovskis, anggota partai liberal-konservatif Unity pimpinan Silina, menyatakan perdana menteri tidak berniat meninggalkan jabatannya.

Sementara itu, pihak oposisi merencanakan manuver prosedural untuk menghindari jeda lima hari yang dipersyaratkan berdasarkan hukum Latvia sebelum permintaan mosi tidak percaya dikabulkan.

Krisis di negara Baltik ini dipicu insiden pekan lalu di mana dua drone kamikaze jarak jauh Ukraina menghantam depot minyak kosong di dekat kota Rezekne, sekitar 40 km dari perbatasan Rusia. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di darat.

Menteri Pertahanan Andris Spruds, yang telah mendukung serangan Ukraina terhadap Rusia dan menyebut insiden itu disayangkan tetapi dapat dimengerti, mengundurkan diri pada akhir pekan.

Anggota partai Progresif itu mengatakan dia tidak ingin militer terseret ke dalam perselisihan politik.

Anggota parlemen Andris Suvajevs, yang memimpin faksi parlemen Progresif, menyatakan sebelumnya pada hari itu bahwa koalisi yang berkuasa pasti akan runtuh jika mosi tidak percaya diajukan untuk pemungutan suara.

Perdana menteri diharapkan untuk ikut serta dalam sesi parlemen, tetapi malah mengundang media ke kantornya untuk mengumumkan pengunduran dirinya. Dia menyalahkan "kecemburuan politik dan kepentingan partai yang sempit" atas krisis tersebut.

Moskow menuduh negara-negara NATO secara diam-diam mengizinkan Ukraina untuk menggunakan wilayah udara mereka untuk melakukan serangan terhadap target di Rusia barat laut, khususnya terminal ekspor minyak di Wilayah Leningrad.

Pejabat di beberapa negara tempat insiden yang melibatkan drone Ukraina dilaporkan sejak pertengahan Maret telah menyatakan keprihatinan atas perencanaan militer Kiev.

Perdana Menteri Finlandia Petteri Orpo mengatakan dia memberi tahu pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky bahwa Helsinki menganggap pesawat Ukraina yang memasuki wilayah udaranya tidak dapat diterima.

Menteri Pertahanan Estonia, Hanno Pevkur, mengatakan Ukraina harus "menjauhkan drone mereka dari wilayah kami [dan] mengendalikan aktivitas mereka dengan lebih baik."

Baca juga: Rubio Akui AS Berupaya Bujuk China untuk Tekan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved