China Siap Perluas Kerja Sama dengan AS Berdasarkan Saling Menghormati

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:30 WIB
loading...
China Siap Perluas Kerja...
Gedung Kementerian Luar Negeri China. Foto/sputnik
A A A
BEIJING - China siap mengembangkan kerja sama dan menyelesaikan perbedaan dengan Amerika Serikat (AS), dengan berpegang pada prinsip kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan. Pernyataan itu diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers pada hari Rabu (13/5/2026).

"China siap bekerja sama dengan AS untuk memperluas kerja sama dan mengelola perbedaan dalam semangat kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan, serta memberikan lebih banyak stabilitas dan kepastian bagi dunia yang berubah dan bergejolak," kata diplomat tersebut.

Beijing menyambut kunjungan kenegaraan Presiden AS Donald Trump ke China, di mana para pemimpin kedua negara akan bertukar pandangan mendalam tentang isu-isu kunci yang berkaitan dengan hubungan Sino-AS, perdamaian global, dan pembangunan, tambah juru bicara tersebut.

Kunjungan kenegaraan Presiden AS Donald Trump ke China dimulai pada hari Rabu dan akan berlangsung hingga 15 Mei.
Tujuh belas CEO AS akan bergabung dengan Presiden Donald Trump dalam perjalanan mendatangnya ke China – di antaranya Larry Fink dari BlackRock, Tim Cook dari Apple, dan Elon Musk dari Tesla dan SpaceX.

China tetap menjadi pasar utama bagi perusahaan-perusahaan AS, yang mengirimkan para bos mereka untuk menjaga kepentingan mereka sendiri, kata analis politik Inggris David Kiwuwa kepada Sputnik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved