Minta Bantuan China, Trump Dipermalukan karena Selat Hormuz

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:30 WIB
loading...
Minta Bantuan China,...
Minta bantuan China, Donald Trump dipermalukan karena Selat Hormuz. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Gregory Poling, direktur dan peneliti senior di Center for Strategic and International Studies (CSIS), sebuah lembaga think tank yang berbasis di Washington DC, mengatakan posisi Presiden AS Donald Trump tidak kuat ketika bertemu Presiden China Xi Jinping.

Poling menjelaskan bahwa berdasarkan hasil sengketa perdagangan dengan Washington selama setahun terakhir, Beijing telah menyimpulkan “bahwa mereka memiliki pengaruh yang jauh lebih besar daripada yang mungkin mereka antisipasi, dan bahwa mereka sebenarnya tidak perlu membuat konsesi besar, setidaknya bukan konsesi struktural besar kepada AS.”

Ia mencatat bahwa China memiliki kekhawatiran yang signifikan mengenai jalur maritim global, dan ia memperingatkan bahwa “jika Selat Hormuz dapat ditutup, maka hampir semua jalur air lain di bumi juga dapat ditutup”.

Beijing sudah “memandang dirinya sebagai pembuat aturan di abad ke-21,” katanya, menambahkan bahwa China telah “sangat jelas dalam pesannya sendiri kepada Iran, bahwa mereka ingin melihat Selat Hormuz dibuka.”

Poling menyarankan bahwa Iran mungkin menjadi satu-satunya area di mana kepentingan AS dan China tumpang tindih, mencatat bahwa “kedua belah pihak ingin melihat Selat Hormuz dibuka.”

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved