Mengapa Selat Hormuz Menjadi Senjata Terkuat Iran? Ini 5 Alasannya

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:05 WIB
loading...
Mengapa Selat Hormuz...
Selat Hormuz bisa menjadi senjata terkuat Iran. Foto/X/@geogeolite
A A A
TEHERAN - Sejak perang dimulai pada 28 Februari, Iran telah mempertahankan kendali de facto atas akses ke Selat Hormuz, menjadikannya titik konflik utama dalam konflik yang telah melanda Timur Tengah.

Berdasarkan perjanjian gencatan senjata, AS menghentikan serangan militer terhadap Iran, sementara Teheran setuju untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz.

Namun, selat tersebut tetap tertutup bagi sebagian besar pelayaran internasional meskipun ada gencatan senjata, dengan Iran mengaitkan pembukaan kembali sepenuhnya dengan berakhirnya perang Israel terhadap Hizbullah di Lebanon, yang menurut klaim Iran termasuk dalam perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Pakistan, meskipun AS dan Israel membantah hal ini.

Setelah negosiasi, Donald Trump mengancam akan memberlakukan blokade angkatan laut di jalur maritim tersebut.

“Mulai sekarang juga, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang Terbaik di Dunia, akan memulai proses MEMBLOKIR semua Kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz,” kata Trump di Truth Social, menambahkan bahwa negara-negara lain akan bergabung dan Iran tidak akan diizinkan untuk mengambil keuntungan dari apa yang disebutnya sebagai “pemerasan”.

Mengapa Selat Hormuz Menjadi Senjata Terkuat Iran? Ini 5 Alasannya

1. Selat Hormuz Jadi Alat Tawar Menawar Politik dan Diplomatik

Dengan mempertahankan kendali atas Selat Hormuz dan menggunakannya sebagai alat tawar-menawar, Iran menunjukkan bagaimana kendali tersebut dapat diubah menjadi alat tawar-menawar politik dan diplomatik yang ampuh dalam pembicaraan dengan AS, dan mengapa hal itu telah menjadi hambatan utama bagi kemajuan dalam negosiasi.

Melansir The New Arab, serangan drone dan rudal Iran terhadap infrastruktur sipil dan energi di negara-negara Teluk tetangga merupakan bagian dari strategi pelemahan ekonomi yang melibatkan pasar regional dan internasional.

Namun, gangguan perdagangan melalui Selat Hormuz—yang dilalui kapal-kapal yang membawa 20% pasokan minyak dan gas global—lah yang memiliki dampak global terbesar.

Hal ini memicu kekacauan di pasar pelayaran dan energi global, dengan sebagian besar kapal tanker dan kapal komersial tertunda atau dipaksa untuk berkoordinasi pergerakan dengan otoritas Iran. Premi asuransi risiko perang melonjak tajam, dan harga minyak mentah Brent naik secara signifikan.

AS mencoba merespons dengan mengerahkan pasukan dan membangun koalisi maritim untuk mengamankan jalur air tersebut, sambil juga mempertimbangkan operasi darat terbatas untuk membuka kembali selat tersebut. Trump bahkan mengancam Iran dengan serangan terhadap infrastruktur energinya, mengklaim bahwa “seluruh peradaban akan mati” kecuali jika infrastruktur tersebut dibuka kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved