Mengapa Selalu Ada Korea Utara dalam Pencapaian yang Diperoleh Iran?

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:33 WIB
loading...
A A A
Ini bukan amal. Ini adalah perdagangan dan strategi. Korea Utara membutuhkan uang, minyak, dan relevansi. Iran membutuhkan kemampuan. Kedua rezim membutuhkan waktu.

"Bersama-sama, mereka membangun ekosistem militer. Barat terlalu sering memperlakukan Iran sebagai masalah Timur Tengah dan Korea Utara sebagai masalah semenanjung. Itulah kesalahannya. Kolusi mereka selalu merupakan masalah strategis yang saling terkait," jelas David Maxwell.

3. Momen yang Hilang Pertama: 1994

Titik penting pertama adalah tahun 1994. Seandainya masalah nuklir Korea Utara diselesaikan saat itu, baik melalui diplomasi yang efektif atau kekuatan yang menentukan, lanskap strategis akan terlihat berbeda hari ini.

Program nuklir yang sepenuhnya dibongkar dan diverifikasi—termasuk program uranium yang diperkaya tinggi di masa depan—akan menghilangkan pengaruh, uang, dan prestise yang diperoleh Pyongyang dari menjadi negara yang melakukan proliferasi nuklir. Solusi yang tegas, meskipun berbahaya, mungkin juga akan mengakhiri kemampuan rezim untuk mengembangkan dan mengekspor senjata strategis. Bagaimanapun, Iran akan menghadapi jalan yang jauh lebih sulit.

"Kerangka Kerja yang Disepakati membekukan sebagian masalah. Itu tidak menyelesaikan masalah rezim. Perbedaan itu penting. Masalahnya tidak pernah hanya satu reaktor di Yongbyon. Itu adalah arsitektur proliferasi di masa depan," ujar David Maxwell.

Neustadt dan May memperingatkan dalam Thinking in Time bahwa para pembuat kebijakan gagal ketika mereka mengisolasi keputusan hari ini dari pola kemarin dan konsekuensi besok. Pada tahun 1994, Amerika Serikat dan sekutunya mengelola krisis. Mereka tidak menutup jalur strategis yang kemudian membantu Iran.

4. Momen yang Hilang Kedua: 1997

Titik balik kedua terjadi pada tahun 1997. Rezim Kim lemah. Kelaparan telah melanda utara. Ekonomi hancur. Sistem itu rapuh. Kemudian muncullah Kebijakan Sinar Matahari Kim Dae-jung. Tujuannya adalah rekonsiliasi. Dampaknya adalah pelestarian. Kebijakan itu memberi keluarga Kim waktu, sumber daya, dan ruang politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved