Mengapa Selalu Ada Korea Utara dalam Pencapaian yang Diperoleh Iran?

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:33 WIB
loading...
Mengapa Selalu Ada Korea...
Selalu ada Korea Utara dalam pencapaian yang diperoleh Iran. Foto/X/PressTV
A A A
PYONGYANG - Sejarah tidak hanya dibentuk oleh apa yang terjadi. Sejarah juga dibentuk oleh apa yang kita biarkan bertahan. Itulah pertanyaan yang harus kita ajukan tentang Iran saat ini.

Ketika para perencana Israel, Amerika, dan sekutu menilai serangan rudal Iran, fasilitas bawah tanah yang diperkuat, kawanan drone, dan kemampuan serangan jarak jauh, mereka biasanya memulai dengan Teheran. "Tetapi jejaknya tidak berakhir di sana. Jejak itu membentang ke timur menuju Pyongyang," kata David Maxwell, Direktur Eksekutif Korea Regional Review, seorang kolonel Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang telah pensiun dan menghabiskan lebih dari 30 tahun di kawasan Asia-Indo-Pasifik, dilansir UPI.

Mengapa Selalu Ada Korea Utara dalam Pencapaian yang Diperoleh Iran?

1. Poros Pyongyang-Teheran

Sebagian besar dari apa yang dimiliki Iran saat ini tidak dibangun secara terisolasi. Itu ditransfer, diadaptasi, disempurnakan, dan dipertahankan melalui kerja sama strategis selama beberapa dekade dengan Korea Utara.

Bruce E. Bechtol Jr. dan Anthony N. Celso mendokumentasikan hal ini dalam buku Rogue Allies: The Strategic Partnership between Iran and North Korea. Karya mereka menegaskan poin penting: Korea Utara dan Iran bukanlah negara nakal paralel. Mereka beroperasi sebagai mitra yang saling bergantung dalam proliferasi, penghindaran sanksi, pengembangan rudal, dan kelangsungan rezim.

"Fakta itu mengubah pertanyaan. Kita seharusnya tidak hanya bertanya apa yang dilakukan Iran sekarang. Kita seharusnya bertanya apa yang dapat dilakukan Iran jika Korea Utara tidak membantu membangun persenjataan, infrastruktur, dan doktrin yang sekarang memberi Teheran jangkauan paksa," jelas David Maxwell.


2. Persenjataan yang Tidak Dibangun Sendirian oleh Iran

Pasukan rudal Iran tidak muncul hanya dari tanah Persia. Garis Shahab banyak mengambil teknologi rudal dari Korea Utara. Infrastruktur bawah tanah Iran yang kokoh mencerminkan pelajaran yang telah disempurnakan Pyongyang selama beberapa dekade. Logika penyembunyian, penyebaran, kemampuan bertahan hidup, dan penipuan yang dimilikinya membawa jejak Korea Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Houthi Kembali Gempur...
Houthi Kembali Gempur Infrastruktur Minyak Saudi, Drone Bidik Jalur Vital Aramco
AS-Iran Setop Perang,...
AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi
Rekomendasi
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia Selanjutnya di Piala AFF 2026 usai Bantai Kamboja 5-1
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved