PM Israel Netanyahu: Perang Iran Belum Berakhir, China Bantu Teheran Membuat Rudal

Senin, 11 Mei 2026 - 09:27 WIB
loading...
PM Israel Netanyahu:...
PM Benjamin Netanyahu sebut perang Israel-AS melawan Iran belum berakhir. Dia juga menuduh China membantu Iran dalam pembuatan rudal. Foto/GPO Israel
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan perang melawan Iran belum berakhir sampai uranium yang diperkaya Teheran dihilangkan dan fasilitas nuklir yang tersisa dibongkar. Dia juga juga menuduh China membantu Teheran dalam pembuatan rudal.

Dalam wawancara dengan CBS yang ditayangkan pada hari Minggu, Netanyahu mengatakan Iran masih memiliki uranium yang diperkaya dan infrastruktur pengayaan operasional meskipun terjadi eskalasi militer selama berbulan-bulan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Trump Marah atas Respons Iran terhadap Proposal AS: 'Sama Sekali Tak Dapat Diterima!'

“Ini belum berakhir, karena masih ada material nuklir, uranium yang diperkaya, yang harus dikeluarkan dari Iran," katanya. "Masih ada situs pengayaan yang harus dibongkar,” ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana uranium dapat dihilangkan, pemimpin Zionis Israel itu menjawab: “Anda masuk dan Anda mengambilnya.”

Netanyahu juga mengindikasikan bahwa Presiden AS Donald Trump secara umum memiliki tujuan yang sama, meskipun dia menolak untuk menjelaskan lebih lanjut tentang opsi militer spesifik.

“Saya tidak akan berbicara tentang cara militer, tetapi presiden, apa yang dikatakan Presiden Trump kepada saya, ‘Saya ingin masuk ke sana',” kata Netanyahu.

Pernyataan tersebut tampak lebih agresif daripada komentar publik Trump baru-baru ini tentang Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved