4 Alasan Putin Akan Mengakhiri Perang Ukraina, Salah Satunya Sudah Raih Kemenangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:37 WIB
loading...
A A A
Parade tahun ini lebih tenang dari biasanya, dengan video peralatan militer yang ditampilkan di layar raksasa daripada tank dan sistem rudal yang melintas di Lapangan Merah.

Untuk pertama kalinya, parade hari Sabtu menampilkan pasukan dari Korea Utara, sebagai penghormatan kepada Pyongyang yang mengirimkan tentaranya untuk bertempur bersama pasukan Moskow untuk mengusir serangan Ukraina ke wilayah Kursk Rusia.

Rusia telah menyatakan gencatan senjata sepihak untuk hari libur pada hari Jumat dan Sabtu, sementara Zelenskyy mengumumkan gencatan senjata yang seharusnya dimulai pada 6 Mei, tetapi keduanya tidak terlaksana, dan kedua pihak saling menyalahkan atas serangan yang terus berlanjut.

2. Ada Campur Tangan Donald Trump

Kekhawatiran akan perayaan mereda pada hari Jumat, ketika Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina telah menuruti permintaannya untuk gencatan senjata yang berlaku Sabtu hingga Senin dan pertukaran tahanan.

“Gencatan senjata ini akan mencakup penghentian semua aktivitas kinetik, dan juga pertukaran tahanan sebanyak 1.000 orang dari masing-masing negara,” tulis Trump dalam unggahan media sosial Truth pada hari Jumat.

“Pembicaraan terus berlanjut” tentang mengakhiri perang, kata Trump, menambahkan bahwa “kita semakin dekat setiap hari”.

“Semoga ini adalah awal dari akhir perang yang sangat panjang, mematikan, dan sengit,” katanya.

Zelenskyy menindaklanjuti pernyataan Trump dengan sebuah dekrit yang mengejek Rusia untuk mengadakan perayaan Hari Kemenangannya, dan menyatakan Lapangan Merah untuk sementara waktu terlarang bagi serangan Ukraina.

Kremlin menganggap komentar tersebut sebagai “lelucon konyol”.

3. Negosiasi Antara Putin dan Zelenskyy Akan Digelar

Zelenskyy sebelumnya telah mengusulkan untuk bertemu dengan Putin untuk menegosiasikan kesepakatan perdamaian, tetapi menolak saran pemimpin Rusia itu agar ia datang ke Moskow. Pada hari Sabtu, Putin mengatakan kepada wartawan bahwa ia dapat bertemu dengan Zelenskyy di negara lain, tetapi hanya untuk mendukung kesepakatan komprehensif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved