Beda dengan Trump, CIA: Iran Masih Memiliki Stok Rudal 70% meski Diserang AS-Israel

Jum'at, 08 Mei 2026 - 08:54 WIB
loading...
A A A
Meskipun demikian, seorang pejabat intelijen senior Amerika bersikeras bahwa blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran menimbulkan kerusakan nyata dan berlipat ganda. "Memutuskan perdagangan, menghancurkan pendapatan, dan mempercepat keruntuhan ekonomi sistemik," ujarnya.

"Militer Iran telah sangat terdegradasi, angkatan lautnya hancur, dan para pemimpinnya bersembunyi. Yang tersisa adalah nafsu rezim untuk penderitaan warga sipil—membuat rakyatnya kelaparan untuk memperpanjang perang yang telah mereka kalahkan," papar pejabat intelijen tersebut, yang berbicara secara anonim, seperti dikutip dari The Telegraph, Jumat (8/5/2026).

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan blokade tersebut akan merugikan rezim Iran sekitar USD170 juta per hari dalam pendapatan yang hilang karena mereka akan segera kehabisan ruang untuk menyimpan minyak yang tidak terjual di Pulau Kharg, terminal utama minyak mereka.

Namun, sumber yang dikutip The Telegraph mengatakan Teheran menyimpan minyak di atas kapal tanker dan dapat berupaya membatasi kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh AS dengan menyelundupkan minyak melalui jalur darat.

Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, mengatakan sebagai tanggapan: “Iran telah dihancurkan secara militer—rudal balistik mereka dihancurkan, fasilitas produksi mereka dibongkar, Angkatan Laut mereka ditenggelamkan dan proksi mereka dilemahkan."

“Sekarang, mereka dicekik secara ekonomi oleh Operasi Economic Fury dan kehilangan USD500 juta per hari berkat blokade pelabuhan Iran yang berhasil dilakukan oleh militer Amerika Serikat," katanya.

“Rezim Iran tahu betul bahwa realitas mereka saat ini tidak berkelanjutan, dan Presiden Trump memegang semua kartu saat para negosiator berupaya mencapai kesepakatan.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved