Beda dengan Trump, CIA: Iran Masih Memiliki Stok Rudal 70% meski Diserang AS-Israel

Jum'at, 08 Mei 2026 - 08:54 WIB
loading...
Beda dengan Trump, CIA:...
Penilaian CIA ungkap Iran masih mempertahankan stok rudal 70 persen meski telah diserang AS dan Israel. Foto/The Telegraph
A A A
WASHINGTON - Penilaian Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) menyatakan Iran masih mempertahankan 70 persen stok rudal pra-perangnya meskipun terjadi serangan AS-Israel. Penilaian ini beda dengan klaim Presiden Donald Trump bahwa stok rudal Teheran sekarang hanya tersisa 18 persen.

The Washington Post, yang mengutip analisis CIA, melaporkan bahwa Teheran juga telah membuka kembali sebagian besar fasilitas penyimpanan bawah tanahnya, memperbaiki rudal yang rusak, dan bahkan merakit rudal baru.

Baca Juga: Iran Serang 3 Kapal Perang AS, Amerika Balas Bombardir Qeshm dan Bandar Abbas

Penilaian intelijen ini secara tidak langsung menyoroti kegagalan signifikan perang AS-Israel melawan Iran, yang dimaksudkan untuk menghentikan rezim tersebut memperkuat pertahanan konvensionalnya untuk membangun kembali program nuklirnya.

Pada Rabu lalu, Trump mengeklaim rudal Iran sebagian besar telah hancur. "Mereka mungkin memiliki 18, 19 persen, tetapi tidak banyak dibandingkan dengan apa yang mereka miliki [sebelumnya],” kata Trump di Oval Office.

Selain itu, analisis CIA mengatakan Iran mempertahankan sekitar 75 persen inventaris pra-perang peluncur mobile yang digunakan untuk menembakkan rudal.

Analisis tersebut juga bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Marco Rubio dalam konferensi pers hari Selasa, yang menegaskan bahwa kemampuan peluncuran rudal Iran telah menurun secara signifikan.

“Rencana mereka adalah membangun perisai konvensional di mana mereka akan memiliki ribuan rudal, drone, dan roket sehingga mereka tidak dapat diserang,” kata Rubio.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved