Fatah Ungkap 63% Wilayah Gaza Kini Dikuasai Israel

Rabu, 06 Mei 2026 - 17:30 WIB
loading...
Fatah Ungkap 63% Wilayah...
Tank dan kendaraan militer Israel terlihat dikerahkan bersama beberapa kendaraan militer, helikopter, dan drone yang berpatroli di sepanjang wilayah perbatasan setelah diberlakukannya gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza dan penarikan pasukan
A A A
JALUR GAZA - Juru bicara Fatah, Munther Al-Hayek, mengatakan pasukan Israel kini mengendalikan sekitar 63% Jalur Gaza melalui perluasan zona militer dan zona penyangga. Dalam wawancara televisi, Al-Hayek mengatakan apa yang disebut "garis kuning" yang dibuat Israel memotong sekitar 58% wilayah geografis Gaza.

Ia menyatakan wilayah utara dan selatan termasuk Rafah dan Beit Hanoun, serta bagian timur wilayah yang membentang dua hingga tiga kilometer ke dalam, secara efektif berada di bawah pendudukan dan kendali militer Israel.

Menurut Al-Hayek, wilayah-wilayah ini berisi tank, pasukan, posisi militer, dan penghalang tanah Israel, di samping kerusakan yang luas.

Ia menambahkan Israel telah menerapkan apa yang ia sebut sebagai rencana "Gideon 2" di zona-zona ini.

Ia juga merujuk pada "garis oranye" yang baru dibuat, yang menurutnya menambah lima persen wilayah Gaza ke wilayah yang berada di bawah kendali Israel, sehingga totalnya menjadi sekitar 63%.

Al-Hayek mengatakan tujuannya tampaknya adalah pembentukan zona penyangga keamanan jangka panjang di sekitar Gaza, merujuk pada pernyataan para pejabat Israel yang menunjukkan daerah-daerah ini diperlakukan sebagai perbatasan permanen yang dimaksudkan untuk melindungi permukiman di dekatnya.

Ia menggambarkan perkembangan tersebut sebagai bagian dari proyek regional yang lebih luas yang bertujuan memperluas kendali teritorial, sambil menyerukan posisi Arab yang bersatu sebagai tanggapan.

Baca juga: AS Usulkan Resolusi PBB tentang Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved