5 Alasan AS Hentikan Operasi Epic Fury, Salah Satunya Selat Hormuz Ingin Kembali Normal
Kamis, 07 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Itu berarti “siapa pun dapat menggunakannya, tidak ada ranjau di air dan tidak ada yang membayar tol,” katanya.
“Ini bukan operasi ofensif. Ini adalah operasi defensif,” kata Rubio. “Artinya sangat sederhana: Tidak ada penembakan kecuali kita ditembak terlebih dahulu.”
CENTCOM AS mengklaim telah menenggelamkan setidaknya enam kapal kecil Iran di Selat Hormuz karena “mengancam pelayaran komersial”.
Membela operasi tersebut, Rubio mengatakan kapal-kapal yang terdampar di selat itu berada di bawah "belas kasihan pembajakan" oleh Iran.
"Mereka adalah warga sipil yang tidak bersalah," katanya. "Ini adalah negara dan kapal yang tidak ada hubungannya dengan ini, namun mereka terjebak di tengah-tengahnya dan disandera."
4. Proyek Kebebasan Bersifat Defensif
Rubio mengklaim Project Freedom bersifat “defensif” dan pasukan AS hanya akan terlibat secara militer jika mereka diserang terlebih dahulu.“Ini bukan operasi ofensif. Ini adalah operasi defensif,” kata Rubio. “Artinya sangat sederhana: Tidak ada penembakan kecuali kita ditembak terlebih dahulu.”
CENTCOM AS mengklaim telah menenggelamkan setidaknya enam kapal kecil Iran di Selat Hormuz karena “mengancam pelayaran komersial”.
Membela operasi tersebut, Rubio mengatakan kapal-kapal yang terdampar di selat itu berada di bawah "belas kasihan pembajakan" oleh Iran.
"Mereka adalah warga sipil yang tidak bersalah," katanya. "Ini adalah negara dan kapal yang tidak ada hubungannya dengan ini, namun mereka terjebak di tengah-tengahnya dan disandera."
Lihat Juga :