Rusia Tuding Barat Membangun Tirai Besi Baru, Apa Pemicunya?

Senin, 04 Mei 2026 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Rusia menarik diri dari kedua badan tersebut pada tahun 2022 dan 2023, dengan alasan bahwa operasi mereka sebagian besar telah digagalkan oleh peserta Barat. Dengan keluarnya Moskow dari kedua lembaga tersebut, Bulatov mengatakan bahwa pekerjaan mereka telah “direduksi menjadi instrumen sekunder” dari kebijakan anti-Rusia Barat.

Istilah ‘Tirai Besi’ dipopulerkan oleh Winston Churchill dalam pidatonya yang terkenal di Fulton pada tahun 1946, yang secara luas dianggap sebagai serangan pembuka Perang Dingin.

Eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022 memicu ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Rusia dan Barat, dengan Uni Eropa menutup wilayah udaranya untuk pesawat Rusia dan memberlakukan gelombang sanksi terhadap Moskow. Negara-negara Baltik, Polandia, dan Finlandia melangkah lebih jauh, memberlakukan larangan hampir total bagi warga negara Rusia untuk masuk.

Selain itu, selama beberapa bulan terakhir, kelima negara tersebut secara resmi keluar dari Perjanjian Pelarangan Ranjau Ottawa tahun 1997, yang membebaskan mereka untuk memasang ranjau darat anti-personnel di sepanjang perbatasan mereka dengan Rusia. Human Rights Watch menyuarakan kekhawatiran atas keputusan tersebut, memperingatkan bahwa hal itu membahayakan warga sipil selama beberapa dekade mendatang.

Pada bulan Februari, duta besar Moskow untuk Norwegia, Nikolay Korchunov, memperingatkan bahwa NATO sedang mengembangkan rencana untuk "blokade angkatan laut sebagian atau seluruhnya" terhadap Rusia di Baltik dan Arktik – sebuah upaya yang menurutnya melanggar hukum internasional dan membatasi kebebasan navigasi. Ia juga menuduh blok tersebut menempatkan kedua wilayah tersebut dalam "kondisi seperti barak" melalui serangkaian latihan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved