Iran Akan Serang Militer AS jika Berani Gelar Project Freedom di Selat Hormuz

Senin, 04 Mei 2026 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Salah satu alasannya adalah Iran membutuhkan pendapatan. Ekonomi Iran sudah berada di bawah tekanan besar karena sanksi yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Dan sekarang, karena perang, basis industrinya telah rusak parah. Jadi Iran membutuhkan sumber daya ekonomi, dan Selat Hormuz adalah salah satu titik rawan yang dapat mendatangkan pendapatan bagi Teheran untuk memungkinkan ekonomi Iran kembali berjalan.

Sebelumnya, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan tingkat ancaman keamanan maritim di Selat Hormuz tetap kritis karena operasi militer yang sedang berlangsung.

Badan tersebut menyarankan para pelaut untuk berkoordinasi dengan otoritas Oman melalui saluran VHF 16 dan mempertimbangkan rute melalui perairan teritorial Oman, di selatan skema pemisahan lalu lintas, di mana AS telah menetapkan area keamanan yang ditingkatkan.

Sebelumnya, UKMTO mengatakan sebuah kapal tanker di lepas pantai Fujairah di UEA "terkena proyektil yang tidak dikenal".

"Seluruh awak dilaporkan selamat. Tidak ada dampak lingkungan yang dilaporkan," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved