40.000 Orang Pesta Ilegal di Situs Militer Prancis, Abaikan Risiko Ledakan Amunisi Tua

Minggu, 03 Mei 2026 - 14:06 WIB
loading...
A A A
Para peserta pesta melihat pesta besar ini bukan hanya sebagai kesempatan untuk bersantai, tetapi juga sebagai protes terhadap undang-undang yang membatasi pesta rave.

“Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa para peserta dimobilisasi dan akan terus datang, apa pun yang terjadi, dan akan terus menantang undang-undang ini,” kata seorang anggota kolektif Tekno Anti Rep kepada AFP.

"Pesan Melawan Penindasan"


Pesta bebas biasanya merupakan bentuk rave ilegal yang berakar pada budaya anti-kemapanan.

Pesta ini diadakan tanpa izin di lokasi terpencil, dan masuknya gratis atau dengan donasi.

“Saya mendengar akan ada banyak orang, tetapi begitu Anda berada di sana, masih mengejutkan melihat begitu banyak orang berkumpul di satu tempat,” kata seorang pria berusia 22 tahun, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Seorang peserta pesta lainnya, berusia 19 tahun, yang juga tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa jumlah peserta tersebut merupakan “pesan kuat menentang penindasan”.

Sekitar 600 polisi dan 45 petugas pemadam kebakaran dikerahkan di lokasi tersebut.

“Kami sedang bersiap untuk acara kumpul-kumpul besar malam ini,” kata Edith Raquin, Wali kota Cornusse, pemimpin wilayah berpenduduk 220 jiwa yang terletak kurang dari dua kilometer dari lokasi tersebut.

Dia mengatakan bahwa para peserta pesta tampak sebagai “orang-orang yang damai” dan beberapa warga lanjut usia “senang” berbicara dengan mereka. “Mereka sopan, mereka menyapa,” kata Raquin.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved