6 Alasan Kekuatan Utama Iran Bukan pada Mojtaba Khamenei, tapi IRGC

Rabu, 29 April 2026 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Didorong oleh Islamisme revolusioner dan pandangan dunia yang mengutamakan keamanan, IRGC melihat misinya sebagai pelestarian Republik Islam di dalam negeri sambil memproyeksikan pencegahan di luar negeri.

Pandangan itu, yang sering kali dianut oleh para garis keras di seluruh lembaga peradilan dan lembaga keagamaan, memprioritaskan kontrol terpusat yang kaku dan perlawanan terhadap tekanan Barat, khususnya pada kebijakan nuklir dan jangkauan regional Iran.

6. Pergeseran Kekuasaan dari Ulama ke IRGC

Pergeseran kekuasaan dari ulama ke sektor keamanan, kata para analis.

Dalam praktiknya, ideologi IRGC membentuk strategi dan pengambilan keputusan berada sepenuhnya di tangan mereka. Dengan negara yang dilanda perang dan Ali Khamenei telah tiada, tidak ada aktor di dalam sistem yang memiliki kekuatan atau ruang lingkup untuk melawan mereka, bahkan jika mereka menginginkannya, kata orang-orang yang dekat dengan diskusi internal.

Pilihan yang dihadapi kepemimpinan Iran bukan lagi antara kebijakan moderat dan garis keras, tetapi antara garis keras dan garis keras yang lebih keras lagi. Sebuah faksi kecil mungkin berpendapat untuk mendorong lebih jauh lagi, kata dua sumber Iran yang dekat dengan lingkaran kekuasaan, tetapi bahkan dorongan itu sejauh ini telah dikendalikan oleh IRGC.

Pergeseran ini menandai penataan ulang kekuasaan yang menentukan dari supremasi ulama menjadi dominasi keamanan. “Kita telah beralih dari kekuatan ilahi ke kekuatan keras,” kata Aaron David Miller, mantan negosiator AS. “Dari pengaruh ulama ke pengaruh Korps Garda Revolusi. Beginilah cara Iran diperintah.”

Meskipun terdapat perbedaan pendapat, pengambilan keputusan telah terkonsolidasi di sekitar lembaga keamanan, dengan Mojtaba bertindak sebagai tokoh sentral yang mengkoordinasikan daripada sebagai pengambil keputusan tunggal, tambah Alex Vatanka, peneliti senior di Middle East Institute. Meskipun mendapat tekanan militer dan ekonomi yang berkelanjutan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran belum menunjukkan tanda-tanda perpecahan atau penyerahan diri hampir sembilan minggu setelah perang dimulai.

Juga, seperti yang dicatat Miller, tidak ada bukti adanya keretakan mendasar dalam sistem atau oposisi yang berarti di jalanan.

Kohesi tersebut menunjukkan bahwa komando sekarang berada di tangan IRGC dan dinas keamanan, yang tampaknya menggerakkan perang daripada sekadar melaksanakannya. Konsensus strategis telah muncul — menghindari kembalinya perang skala penuh, mempertahankan pengaruh, terutama atas Selat Hormuz, dan keluar dari konflik secara politik, ekonomi, dan militer lebih kuat, kata Miller.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved