Trump Tak Senang dengan Proposal Terbaru Iran untuk Akhiri Perang

Selasa, 28 April 2026 - 13:29 WIB
loading...
Trump Tak Senang dengan...
Presiden AS Donald Trump dilaporkan tak senang dengan proposal terbaru Iran yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump tidak senang dengan proposal terbaru Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang Amerika-Israel terhadap Iran.

Trump diberi pengarahan tentang rencana Teheran, yang juga melibatkan AS mengakhiri blokade di jalur air penting tersebut, selama pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada hari Senin. Demikian diungkap The New York Times, Selasa (28/4/2026), mengutip sumber anonim yang diberi pengarahan tentang diskusi tersebut.

Baca Juga: Sebelum Buka Selat Hormuz, Iran Tuntut Jaminan AS dan Israel Tak Luncurkan Perang Lagi

Proposal tersebut tidak membahas apa yang harus dilakukan dengan program nuklir Iran, menurut beberapa pejabat AS dan Iran kepada The New York Times.

Iran sebelumnya telah menolak tuntutan AS agar menghentikan semua pengayaan uranium, dengan alasan bahwa mereka memiliki hak berdasarkan hukum internasional untuk melakukannya, dan sejauh ini menolak untuk menyerahkan uranium yang telah mereka perkaya.

Tidak jelas apa sebenarnya yang membuat Trump tidak senang, tetapi dia telah lama bersikeras pada kedua tuntutan nuklir tersebut. Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa menerima tuntutan tersebut akan secara terbuka menolak kemenangan Trump.

“Amerika Serikat tidak akan bernegosiasi melalui pers—kami telah menjelaskan garis merah kami dan presiden hanya akan membuat kesepakatan yang baik untuk rakyat Amerika dan dunia,” kata juru bicara Gedung Putih Olivia Wales kepada The New York Times.

Axios pertama kali melaporkan proposal terbaru Iran tersebut pada hari Minggu, tak lama setelah mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerahkan proposal tersebut kepada mediator Pakistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved