Sebelum Buka Selat Hormuz, Iran Tuntut Jaminan AS dan Israel Tak Luncurkan Perang Lagi

Selasa, 28 April 2026 - 10:19 WIB
loading...
Sebelum Buka Selat Hormuz,...
Iran tuntut jaminan kredibel AS dan Israel tak luncurkan perang lagi di masa depan sebelum Teheran membuka kembali Selat Hormuz. Foto/X @Iran_GOV
A A A
NEW YORK - Iran menuntut jaminan kredibel bahwa serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel tak terjadi lagi di masa depan. Ini jadi tuntutan utama sebelum Teheran membuka kembali Selat Hormuz.

Itu disampaikan Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani dalam pidatonya di sesi Dewan Keamanan PBB pada hari Senin waktu New York. Dalam sesi yang diprakarsai oleh Bahrain tersebut, puluhan negara mengecam Iran karena mengendalikan Selat Hormuz yang sangat penting.

Baca Juga: AS Bahas Proposal Terbaru Iran untuk Akhiri Perang

“Stabilitas dan keamanan yang langgeng di Teluk Persia dan kawasan yang lebih luas hanya dapat dicapai melalui penghentian agresi yang tahan lama dan permanen terhadap Iran yang dilengkapi dengan jaminan yang kredibel tentang tidak terulangnya serangan dan penghormatan penuh terhadap hak dan kepentingan kedaulatan Iran yang sah,” kata Iravani.

Setelah itu, berbicara kepada wartawan, Iravani mengeluh bahwa banyak negara hanya mengkritik Iran dan bukan blokade Angkatan Laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

“Amerika Serikat bertindak seperti bajak laut dan teroris, menargetkan kapal-kapal komersial melalui paksaan dan intimidasi, meneror awak kapal, secara ilegal merebut kapal dan menyandera anggota awak kapal,” kata Iravani.

“Namun, tidak seorang pun dari mereka yang telah menyatakan keprihatinan mereka terhadap navigasi internasional berani menyebutkan atau mengutuk tindakan teroris ini dalam pertemuan hari ini," paparnya, seperti dikutip AFP, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan tim keamanan nasional Gedung Putih sedang membahas proposal terbaru Iran tentang penyelesaian perang. Teheran mengajukan proposal tersebut ketika negosiasi menemui jalan buntu dan berdampak pada krisis energi global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
AS Serang Iran Lagi,...
AS Serang Iran Lagi, Bandara Jadi Target
Rekomendasi
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026, AM Mortar Bangun Interaksi dengan Pelanggan 
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Berita Terkini
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved