Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Senin, 27 April 2026 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
“Kematiannya merupakan pukulan besar bagi angkatan bersenjata negara itu," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Haque mengatakan para penyerang melakukan serangan bom mobil bunuh diri di kediaman Camara di Kati, sebuah kota militer yang dijaga ketat sekitar 15 km (9 mil) barat laut ibu kota, Bamako, tempat Presiden Sementara Assimi Goita juga tinggal.
Istri kedua Camara dan dua cucunya juga tewas dalam serangan di rumahnya, menurut laporan kantor berita AFP.
“Kati dianggap sebagai salah satu lokasi paling aman di negara ini, namun para milisi dari Jama’at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM) yang terkait dengan al-Qaeda, bersama dengan para milisi Tuareg dari Front Pembebasan Azawad (FLA), mampu melancarkan serangan tersebut," imbuh Haque.
"Goita masih hidup dan sehat di lokasi yang aman," paparnya. “Ketika serangan terjadi, dia dipindahkan ke tempat yang aman, jadi dia tetap memegang komando militer."
Para penembak menyerang beberapa lokasi lain di Mali, termasuk Bamako, serta Gao dan Kidal di utara dan kota tengah Sevare.
Haque, mengutip para saksi mata, mengatakan suara tembakan hebat dan ledakan keras masih terdengar di Kidal pada hari Minggu. “Ini masih merupakan operasi yang sedang berlangsung lebih dari 24 jam setelah dimulai,” imbuh dia.
Haque mengatakan para penyerang melakukan serangan bom mobil bunuh diri di kediaman Camara di Kati, sebuah kota militer yang dijaga ketat sekitar 15 km (9 mil) barat laut ibu kota, Bamako, tempat Presiden Sementara Assimi Goita juga tinggal.
Istri kedua Camara dan dua cucunya juga tewas dalam serangan di rumahnya, menurut laporan kantor berita AFP.
“Kati dianggap sebagai salah satu lokasi paling aman di negara ini, namun para milisi dari Jama’at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM) yang terkait dengan al-Qaeda, bersama dengan para milisi Tuareg dari Front Pembebasan Azawad (FLA), mampu melancarkan serangan tersebut," imbuh Haque.
"Goita masih hidup dan sehat di lokasi yang aman," paparnya. “Ketika serangan terjadi, dia dipindahkan ke tempat yang aman, jadi dia tetap memegang komando militer."
Para penembak menyerang beberapa lokasi lain di Mali, termasuk Bamako, serta Gao dan Kidal di utara dan kota tengah Sevare.
Haque, mengutip para saksi mata, mengatakan suara tembakan hebat dan ledakan keras masih terdengar di Kidal pada hari Minggu. “Ini masih merupakan operasi yang sedang berlangsung lebih dari 24 jam setelah dimulai,” imbuh dia.
Lihat Juga :