AS Minta Negosiasi Lagi, Iran Malah Merapat ke Rusia

Senin, 27 April 2026 - 09:29 WIB
loading...
AS Minta Negosiasi Lagi,...
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kanan) akan sambangi Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin (27/4/2026), saat AS minta Iran bernegosiasi lagi. Foto/Ahram Online
A A A
TEHERAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta Iran untuk bernegosiasi lagi untuk mengakhiri perang. Alih-alih merespons permintaan Trump, Teheran justru merapat ke Moskow dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Jika mereka ingin berbicara, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menghubungi kami. Anda tahu, ada telepon. Kami memiliki saluran telepon yang bagus dan aman," kata Trump dalam sebuah wawancara di acara "The Sunday Briefing" Fox News.

Baca Juga: Terungkap! Uni Emirat Arab Minta Bantuan Israel Tangkis Rudal Iran dengan Iron Dome

Trump membatalkan kunjungan utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Pakistan pada hari Sabtu, yang merupakan kemunduran baru bagi prospek perdamaian dengan Iran. Pada saat yang bersamaan, Araghchi meninggalkan Islamabad setelah hanya berbicara dengan pejabat Pakistan dan tanpa berniat berunding dengan Amerika.

Araghchi kemudian kembali mengunjungi Pakistan pada hari Minggu, lagi-lagi tanpa menyampaikan niat berunding dengan AS.

Araghchi melakukan perjalanan sekali ke Oman dan dua kali ke Pakistan selama akhir pekan, sebelum menuju Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin (27/4/2026).

Kantor berita ISNA yang berbasis di Iran melaporkan bahwa Teheran telah mengirimkan "pesan tertulis" kepada AS melalui mediator Pakistan. "Yang membahas beberapa garis merah Republik Islam Iran, termasuk masalah nuklir dan Selat Hormuz," bunyi laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved