UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil

Minggu, 26 April 2026 - 19:25 WIB
loading...
UEA Bayar Tentara Bayaran...
Uni Emirat Arab bayar tentara bayaran Kolombia untuk bantu militan Sudan bunuh warga sipil. Foto/X/@lasillavacia
A A A
DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) membayar tentara bayaran Kolombia untuk membantu kelompok militan Sudan, Pasukan Dukungan Cepat (RSF), membantai ribuan warga sipil di negara Afrika timur laut itu.

BBC merilis laporan tersebut pada hari Sabtu, mengutip investigasi oleh Conflict Insights Group (CIG) yang mengumpulkan data dari pelacakan telepon seluler tentara bayaran Kolombia.

Direktur CIG Justin Lynch mengatakan kepada BBC bahwa investigasi oleh organisasi analisis keamanan tersebut adalah "penelitian pertama di mana kita dapat membuktikan keterlibatan UEA dengan pasti" dalam konflik Sudan.

"Kami mempublikasikan apa yang telah lama diketahui pemerintah - bahwa ada hubungan langsung antara Abu Dhabi dan RSF," tambahnya.



RSF, yang telah memerangi tentara Sudan selama beberapa tahun terakhir, saat ini menguasai sebagian besar wilayah barat daya negara itu, termasuk sebagian besar wilayah Darfur.

Para militan merebut el-Fasher pada 26 Oktober 2025, dengan laporan yang mengatakan mereka membantai ribuan warga sipil yang gagal melarikan diri dari kota tersebut.

Sebuah misi pencarian fakta PBB menemukan bahwa tindakan RSF di el-Fasher menunjukkan "ciri khas genosida" terhadap komunitas Zaghawa dan Fur.

CIG melacak telepon seluler lebih dari 50 tentara bayaran Kolombia yang berada di Sudan antara April 2025 dan Januari 2026.

Pasukan Dukungan Cepat (RSF) Sudan membunuh lebih dari 200 warga sipil dalam serangkaian serangan terhadap kamp pengungsi dan daerah sekitarnya di El Fasher.

Ditemukan bahwa tentara bayaran Kolombia ditempatkan di beberapa area transit regional, seperti lokasi pelatihan militer Emirat di Ghayathi, Abu Dhabi, sebelum melakukan perjalanan ke Sudan.

Beroperasi sebagai pilot drone, penembak artileri, dan instruktur dalam brigade yang dikenal sebagai Serigala Gurun, tentara bayaran Kolombia dipekerjakan oleh perusahaan yang berbasis di UEA yang memiliki hubungan dengan pejabat senior pemerintah Emirat, menurut penelitian CIG.

Lynch mengatakan, "Skala kekejaman dan pengepungan di el-Fasher tidak akan terjadi tanpa operasi drone yang dilakukan oleh tentara bayaran."

Meskipun dibantah oleh UEA, beberapa laporan menunjukkan bahwa negara Arab Teluk Persia itu mendukung militan RSF di Sudan dalam upaya untuk mendapatkan akses ke emas dan mengamankan kendali atas jalur pelayaran Laut Merah, serta lahan pertanian.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved