Trump: Penembakan Washington Tak Akan Cegah Saya untuk Menang Perang atas Iran

Minggu, 26 April 2026 - 12:48 WIB
loading...
A A A
Pencapaian kedua, katanya, bersifat politis, menjelaskan bahwa meskipun terjadi pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa komandan pada hari pertama perang, Republik Islam muncul lebih tangguh dan kuat.

Yang ketiga, pencapaian teritorial, melibatkan penggagalan upaya untuk memecah belah Iran, kata Talaei-Nik, merujuk pada pernyataan pejabat AS bahwa mereka telah mengorganisir kelompok separatis dan bahkan mendukung mereka secara finansial dan militer. Plot ini akhirnya gagal karena langkah-langkah intelijen dan keamanan Iran.

Juru bicara Kementerian Pertahanan tersebut menyebutkan mobilisasi publik massal sebagai pencapaian keempat, menggambarkannya sebagai "keajaiban sosial."

Pencapaian kelima adalah keamanan, yakni upaya untuk memicu kerusuhan di dalam Iran telah dinetralisir, sehingga negara tersebut stabil dan aman.

Keenam, dia menunjuk pada keuntungan geopolitik, menyatakan bahwa Iran telah mempertahankan kendali yang kuat atas Selat Hormuz, menggunakannya sebagai pengaruh sambil memaksa pasukan musuh di Laut Oman untuk mundur pada beberapa kesempatan.

Terakhir, Talaei-Nik menyoroti keselarasan internasional sebagai pencapaian ketujuh, mengatakan upaya untuk membangun koalisi anti-Iran gagal, sementara sentimen anti-AS dan anti-Israel tumbuh secara global, termasuk protes di Amerika Serikat.

Talaei-Nik lantas menguraikan tiga tujuan Iran yang belum sepenuhnya tercapai. Yakni mengamankan kompensasi atas kerusakan, mengejar pertanggungjawaban atas mereka yang tewas selama konflik, dan memperkuat pencegahan untuk mencegah ancaman di masa depan.

Talaei-Nik menekankan kemampuan pertahanan dalam negeri Iran, mencatat bahwa lebih dari 1.000 jenis senjata, termasuk rudal, drone, dan berbagai sistem pertahanan, sekarang diproduksi secara lokal.

Dia mengatakan bahwa kapasitas ini adalah hasil dari investasi selama lebih dari 25 tahun, menambahkan bahwa produksi dan dukungan logistik terus berlanjut di seluruh negeri meskipun beberapa fasilitas mengalami kerusakan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved