Ancam Investor Asing di Timur Tengah, Iran: Keluar Selagi Masih Bisa

Sabtu, 25 April 2026 - 21:29 WIB
loading...
Ancam Investor Asing...
Iran mengancam investor asing di Timur Tengah. Foto/X
A A A
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa akses ke aset AS dapat diperketat jika ketegangan meningkat, mendesak investor untuk “keluar selagi masih terbuka.”

Dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu, Qalibaf menunjuk pada langkah-langkah keuangan yang diperkenalkan untuk “mencegah penjualan aset AS secara tidak teratur,” menunjukkan bahwa beberapa pemegang mungkin sudah menghadapi pembatasan kemampuan mereka untuk menjual.

“beberapa pemegang tidak dapat menjual,” tulisnya, menunjukkan bahwa investor institusional tertentu dapat dikenai batasan tersembunyi yang membatasi penjualan hingga persentase satu digit.

Ia memperingatkan bahwa “pintu akan tertutup jika situasi memburuk,” dan menggambarkan situasi tersebut sebagai hal yang mendesak bagi pelaku pasar.



Pejabat Iran itu menambahkan bahwa Amerika Serikat memprioritaskan stabilitas di pasar obligasinya, menekankan bahwa “garis depan mereka adalah kurva imbal hasil” — merujuk pada upaya untuk mencegah kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerintah yang dapat terjadi akibat aksi jual massal.

Pernyataan Qalibaf disertai dengan referensi laporan New York Times yang merinci diskusi di dalam pemerintahan AS tentang pemberian dukungan keuangan kepada negara-negara sekutu melalui pengaturan pertukaran mata uang.

Menurut laporan tersebut, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan dukungan untuk memperluas mekanisme tersebut ke Uni Emirat Arab (UEA) dan beberapa negara lain yang terkena dampak perang agresi AS-Israel terhadap Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved