Iran Tuding AS Hanya Ingin Menyelamatkan Muka untuk Akhiri Perang

Sabtu, 25 April 2026 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama tiga minggu di Lebanon dan berbicara dengan nada optimis tentang prospek perdamaian bagi negara tersebut setelah bertemu dengan utusan Israel dan Lebanon. Ia menyatakan harapan untuk pertemuan tiga pihak antara para pemimpin Lebanon dan Israel.

Kedua negara telah secara resmi berperang selama beberapa dekade dan hingga pekan lalu para pejabat belum bertemu langsung sejak tahun 1993.

Namun Mohammed Raad, kepala blok parlemen untuk kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran, mendesak pemerintah Lebanon untuk menarik diri dari pembicaraan langsung dengan Israel dan memperingatkan bahwa kesepakatan perdamaian abadi seperti yang diinginkan Trump “sama sekali tidak akan mendapat konsensus nasional Lebanon.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang telah bersumpah untuk menghancurkan Hizbullah, mengatakan: “Kami telah memulai proses untuk mencapai perdamaian bersejarah antara Israel dan Lebanon, dan jelas bagi kami bahwa Hizbullah mencoba untuk menyabotase ini.”

Meskipun gencatan senjata telah diberlakukan, serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan enam orang pada hari Jumat, kata Kementerian Kesehatan Lebanon.

Di Tyre, Lebanon selatan, Mohamad Ali Hijazi sedang mencari barang-barang kenangan anggota keluarganya yang tewas dalam serangan udara Israel beberapa menit sebelum gencatan senjata diberlakukan di antara tumpukan puing.

“Saya mencoba menemukan sisir rambut ibu saya... dan sebotol parfum yang sangat disukainya,” kata Hijazi, 48 tahun.

“Hidup saya hancur. Saya belum tidur selama lima hari,” katanya kepada AFP, sambil menahan air mata.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved