Media Zionis Ini Ungkap Cerita di Balik Layar Keputusan Militer AS-Israel Menyerang Iran

Sabtu, 25 April 2026 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Disebutkan bahwa hanya beberapa hari setelah perang dimulai, Zamir, Caine, dan CENTCOM mengatakan kepada publik bahwa tembakan rudal telah turun 70-90%. Harapannya adalah dalam satu atau dua minggu, tembakan akan turun drastis. Tetapi meskipun tembakan rudal memang turun ke tingkat menengah, penurunan drastis tersebut tidak pernah terjadi.

Tidak satu pun pejabat tinggi Israel atau Amerika yang mengantisipasi seberapa cepat Iran dapat menggali peluncur rudal bawah tanahnya, yang telah dinetralisir oleh sekutu dengan runtuhan gua.

Perkiraan sebelum perang adalah bahwa runtuhnya terowongan akan menetralkan rudal-rudal tersebut selama sisa perang, sedangkan dalam banyak kasus, menurut informasi yang diperoleh Post, Iran telah mengembangkan tim buldoser dan teknik untuk menemukan tim rudal atau silo yang runtuh dalam waktu kurang dari sehari.

Selain itu, Iran menyebar kru rudal yang masih bertahan di seluruh wilayahnya yang luas, sehingga hampir mustahil untuk melacak mereka secara efisien, dan menyesuaikan rudal-rudalnya sedemikian rupa sehingga lebih dari 70% di antaranya termasuk amunisi kluster, yang jauh lebih sulit untuk dilawan oleh tentara Israel.

Kegagalan potensial kedua dari Caine dan Cooper berkaitan dengan Hormuz.

Laporan tersebut menemukan bahwa baik Caine maupun Cooper tidak bersuara lantang dan tegas tentang skenario mimpi buruk Hormuz, sekali lagi lebih memilih untuk memberikan nasihat netral kepada presiden AS, yang jelas-jelas tidak memahami aspek-aspek konflik ini.

Keduanya seharusnya dapat melihat skenario ini akan terjadi, dan karena itu pilihan mereka, meskipun memiliki pengaruh yang besar, untuk tidak membunyikan alarm dengan cukup keras membuat mereka memiliki kesalahan sendiri karena tidak mempersiapkan Trump dan AS dengan lebih baik.

Fakta bahwa AS perlu menunggu beberapa minggu setelah perang dimulai sebelum pasukan ditempatkan untuk melakukan sesuatu terhadap Hormuz, jika perlu, merupakan kesalahan strategis yang sangat besar.

Bahkan, AS bisa saja mengerahkan pasukan ke wilayah Hormuz pada hari konflik dimulai, alih-alih fokus pada penenggelaman kapal-kapal angkatan laut Iran yang besar terlebih dahulu.

Secara keseluruhan, laporan tersebut menemukan bahwa kampanye militer yang diusulkan oleh Zamir dan disetujui oleh Caine dan Cooper lebih berhasil daripada yang diperkirakan sebelumnya, dengan pengecualian yang mencolok mengenai keberlanjutan ancaman rudal balistik tingkat menengah dan mengenai Hormuz.

Laporan tersebut menyatakan bahwa keberhasilan militer dalam pencapaian strategis jangka panjang kini lebih berada di tangan para pemimpin politik dan diplomatik daripada para jenderal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved