Iran Gantung Pekerja Nuklirnya karena Jadi Antek Mossad

Kamis, 23 April 2026 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Lembaga tersebut mengatakan Farid awalnya dijatuhi hukuman 10 tahun penjara tetapi kemudian, dalam persidangan baru pada Juli 2025, dijatuhi hukuman mati atas tuduhan jadi mata-mata Israel.

Human Rights Activists News Agency (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) juga melaporkan bahwa Farid (55) adalah karyawan organisasi energi atom dan bahwa persidangan baru tersebut merupakan hasil banding dari jaksa penuntut.

Sejak pelaksanaan eksekusi dilanjutkan pada 19 Maret di tengah perang melawan AS dan Israel, otoritas berwenang Iran telah mengeksekusi delapan pria atas tuduhan terkait protes massal awal tahun ini dan delapan pria lainnya yang merupakan anggota Mujahidin Rakyat (MEK), sebuah kelompok oposisi yang dilarang di Iran.

Iran juga mengeksekusi seorang warga negara Iran-Swedia atas tuduhan menjadi mata-mata Israel.

“Sejak konflik dimulai, pelaksanaan hukuman mati telah memasuki tahap baru dan mengkhawatirkan yang ditandai dengan fokus penuh pada tahanan dengan tuduhan politik dan keamanan serta percepatan yang nyata dalam pelaksanaan hukuman,” kata HRANA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved